Raksasa Robotika China 'Unitree' Melesat di Bursa, AS Kehilangan Pamor?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Unitree Robotics, produsen robot humanoid terbesar di dunia asal China, berhasil mencatatkan sahamnya di Star Market (bursa teknologi Shanghai) pada 19 Agustus 2025. Dalam penawaran umum perdananya, saham dibuka di harga 1.100 yuan (sekitar Rp2,9 juta), lalu naik lebih dari 600% sebelum disesuaikan ke kisaran 900 yuan. Debut ini menjadi tonggak penting bagi ambisi Beijing mengembangkan industri robotika nasional, terutama di tengah persaingan ketat dengan AS dalam pasar robot dan AI. Unitree (resmi bernama Yushu Technology Co Ltd), didirikan 2016, berhasil membukukan laba bersih 278 juta yuan pada 2025 dan mengirimkan lebih dari 5.500 robot humanoid tahun lalu. Perusahaan ini menjadi pesaing kuat bagi produsen robot AS berkat harga yang jauh lebih terjangkau, seperti robot anjingnya yang dijual US$2.700 dibandingkan US$70.000 untuk robot Spot Boston Dynamics.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 18 Agustus 2026 pukul 20.30
Produsen Robot China Unitree IPO, Bidik Dana 6,1 Miliar Yuan
SINDOnews · 18 Agustus 2026 pukul 13.43
AS Bicara Kemungkinan Perang Nuklir, Sebut Rusia dan China Lawan Setara
Berita terkait
Robot Superman China Bisa Lari 45 Km/Jam dan Lompat 2 Meter
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 07.45
AS Ungkap Praktik Pengiriman Barang China untuk Hindari Tarif Impor
kumparan · 16 Agustus 2026 pukul 19.33
Ini Titik Lemah Armada Kapal Induk China, Bisa Dimanfaatkan AS dan Sekutunya
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 11.38
AS Tuding Puluhan Negara Bantu China Menghindari Tarif Trump
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 15.21