Jakarta · Rabu, 9 September 2026Cari
WargaKonoha

Rakyat Korsel Desak Pemerintah Tidak Terlibat dalam Perang Iran

Rakyat Korea Selatan mendesak pemerintah untuk tidak terlibat dalam perang Iran. Pada hari Rabu, sekitar 60 warga melakukan protes di depan kedutaan besar AS di Seoul, mengibarkan poster 'Jangan bergabung dalam perang agresi'. Mereka menolak rencana pemerintah untuk mengirim pasukan ke Selat Hormuz, yang dianggap sebagai dukungan langsung bagi agresi AS di Timur Tengah. Presiden AS Donald Trump telah mendorong sekutunya termasuk Korea Selatan untuk berkontribi dalam operasi keamanan di selat strategis ini, yang menjadi jalur kunci pasokan minyak global. Para pengunjuk rasa menyatakan kekhawatiran akan keselamatan anak muda yang akan dikirim ke medan konflik.

Pemerintah Korea Selatan sebelumnya menyatakan sedang mengirimkan tim fakta untuk menilai situasi di Selat Hormuz, namun menegaskan belum ada keputusan akhir terkait pengerahan pasukan. Mereka menyatakan akan mempertimbangkan 'kontribusi' terhadap upaya keamanan AS dengan syarat kesiapan militer domestik tidak terganggu. Namun, Iran telah memperingatkan bahwa kehadiran pasukan Korea Selatan di wilayah tersebut akan dianggap sebagai dukungan langsung terhadap agresi dan akan menimbulkan konsekuensi serius.

Kelompok masyarakat sipil People's Solidarity for Participatory Democracy mendukung sikap Iran. Jung Kyung-jik dari organisasi tersebut menyatakan kepada AFP bahwa partisipasi militer Korea Selatan di wilayah perang akan setara dengan dukungan langsung terhadap tindakan ilegal AS, yang menurutnya telah menyebabkan banyak pelanggaran hukum internasional termasuk pengeboman sekolah dasar dan infrastruktur energi.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait