Rano Karno Usul Rencana Perubahan APBD DKI 2026, Turun Jadi Rp 79,59 T
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengusulkan perubahan APBD 2026 sebesar Rp 79,59 triliun, turun 2,13% dari APBD 2026 sebesar Rp 81,32 triliun. Usulan ini disampaikan Wakil Gubernur Rano Karno dalam Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta. Perubahan mencakup pendapatan, belanja, dan pembiargaan daerah. Pada sisi pendapatan, Pemprov memproyeksikan penerimaan sebesar Rp 69,36 triliun, turun 2,93% dari APBD 2026 yang ditetapkan sebesar Rp 71,45 triliun. Pendapatan ini terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 57,87 triliun, transfer dari Pemerintah Pusat sebesar Rp 11,28 triliun, dan lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp 207,39 miliar. PAD sendiri mencakup pajak daerah Rp 49,89 triliun, retribusi daerah Rp 2,22 triliun, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan Rp 719,04 miliar, dan lain-lain sebesar Rp 5,02 triliun.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 15.15
Perubahan APBD DKI 2026, Rano Dorong Creative Financing dan Prioritas
Berita terkait
Anggaran Kementan 2027 Rp28,02 Triliun, Amran Minta Tambahan Rp5 Triliun
SINDOnews · 1 September 2026 pukul 20.17
Pimpin Peringatan HUT ke-81 DPR, Puan Berkomitmen Sempurnakan Kinerja Demi Rakyat
JPNN.com · 1 September 2026 pukul 18.40
Puan: DPR Terbuka Terhadap Kritik, Kinerja Tak Cukup Diukur dari Jumlah UU
kumparan · 1 September 2026 pukul 12.52
DPR Gelar Rapat Paripurna Peringati HUT Ke-81 Hari Ini
Detik.com · 1 September 2026 pukul 10.18