Ratusan Akademisi-Praktisi Bedah Pendekatan Spiritual Kesejahteraan Sosial
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Sosial melalui Poltekenikos Bandung menggelar Seminar Nasional 'Layanan Pendampingan Spiritual, Emosional, dan Kemanusiaan (Chaplaincy) dalam Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial'. Sekitar 650 peserta dari akademisi, pemerintah, dan praktisi sosial mengikuti. Seminar menyoroti pentingnya pendekatan komprehensif yang mencakup aspek spiritual, emosional, dan manusiawi bukan hanya fisik atau materi. Staf Khusus Menteri Ishaq Zubaedi Raqib menekankan SDM harus berwawasan luas untuk memberikan intervensi yang tidak parsial. Hasil seminar diharapkan menjadi modul pelatihan untuk pekerja kesejahteraan sosial. Narasumber ahli membahas bagaimana pendekatan spiritual dapat membangun martabat dan resiliensi penerima bantuan, serta mengurangi ketergantungan pada bantuan pemerintah secara lama.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 24 September 2026 pukul 12.06
Akademisi hingga Mahasiswa Bedah Pendekatan Spiritual dalam Kesejahteraan Sosial
Berita terkait
Bahlil Singgung Orang Kaya Pakai BBM Subsidi: Mohonlah Pakai Hati!
CNBC Indonesia · 18 September 2026 pukul 10.50
DPRD Kota Semarang Terima Banyak Keluhan Desil, Dinsos Buka Pembaruan Data
JPNN.com · 15 September 2026 pukul 15.50
DTSEN Terus Dimutakhirkan, Pemerintah Buka Ruang Usul dan Sanggah Masyarakat
SINDOnews · 15 September 2026 pukul 07.43
Menkop-DNIKS Berkolaborasi Untuk Mewujudkan Kesejahteraan Sosial
JPNN.com · 10 September 2026 pukul 18.55