Redakan Tensi Dagang, China Desak Eropa Utamakan Dialog Ketimbang 'Perang'
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

China secara resmi meminta Uni Eropa menghindari perang dagang dan memecahkan perbedaan melalui dialog, menurut pernyataan Menteri Luar Negeri China Wang Yi pada 21 September 2026. Wang Yi menegaskan China dan UE adalah mitra strategis komprehensif yang perlu menjaga kerja sama perdagangan serta keterbukaan pasar. Tensi meningkat karena UE berupaya mengatasi defisit perdagang dengan China, termasuk isu ekspor logam tanah jarang dan akses pasar. Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen menyatakan UE akan menggunakan semua instrumen untuk menyeimbangkan hubungan perdagangan, dengan target perkembangan pada Oktober 2026. Ketergantungan Eropa pada pasokan bahan strategis dari China juga memengaruhi dinamika hubungan, sementara UE mendorong China membatasi ekspor kendaraan hibrida secara sukarela.
Bagikan
Berita terkait
Kanada Mulai Main Keras, Listrik-Minyak-Gas ke AS Diancam Diputus
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 13.52
Tarif 50% AS Mulai Berlaku, Kanada Siapkan Balasan
Liputan6.com · 24 Agustus 2026 pukul 16.00
Tekstil RI Dapat Angin Segar, Prabowo Siapkan Sederet Insentif Ini
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 07.25
AS-China Tegang Jelang Trump Bertemu Xi Jinping
Detik.com · 23 September 2026 pukul 06.06