Jakarta · Rabu, 23 September 2026Cari
WargaKonoha

Redakan Tensi Dagang, China Desak Eropa Utamakan Dialog Ketimbang 'Perang'

China secara resmi meminta Uni Eropa menghindari perang dagang dan memecahkan perbedaan melalui dialog, menurut pernyataan Menteri Luar Negeri China Wang Yi pada 21 September 2026. Wang Yi menegaskan China dan UE adalah mitra strategis komprehensif yang perlu menjaga kerja sama perdagangan serta keterbukaan pasar. Tensi meningkat karena UE berupaya mengatasi defisit perdagang dengan China, termasuk isu ekspor logam tanah jarang dan akses pasar. Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen menyatakan UE akan menggunakan semua instrumen untuk menyeimbangkan hubungan perdagangan, dengan target perkembangan pada Oktober 2026. Ketergantungan Eropa pada pasokan bahan strategis dari China juga memengaruhi dinamika hubungan, sementara UE mendorong China membatasi ekspor kendaraan hibrida secara sukarela.

Berita terkait