Tekstil RI Dapat Angin Segar, Prabowo Siapkan Sederet Insentif Ini
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto menyiapkan berbagai insentif untuk memperkuat industri Tekstil dan Produk Tekstil (TPT) nasional. Langkah utama meliputi kemudahan akses bahan baku melalui evaluasi aturan perizinan teknis (Pertek), kemudahan sertifikasi termasuk aspek halal, serta penertiban impor pakaian bekas (balpres) dan impor kiloan yang merugikan produsen garmen domestik.
Sektor TPT dinilai tetap strategis dan bukan industri yang menurun (sunset industry), dengan kontribusi PDB sebesar 0,97%, penyerapan 4 juta tenaga kerja, dan nilai ekspor mencapai US$12 miliar per tahun. Saat ini, utilisasi pabrik berada di angka 75%, sehingga masih terdapat ruang besar untuk ekspansi dan reinvestasi guna meningkatkan daya saing dari hulu hingga hilir.
Bagikan
Berita terkait
Tekstil Bukan Industri Senja, Pemerintah Siapkan Jurus Baru
CNBC Indonesia · 4 September 2026 pukul 17.05
Ditanya Nasib BUMN Tekstil, Bos Danantara Bilang Sudah Ada Kesepakatan
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 18.35
Kemenperin Genjot Indonesia jadi Pusat Industri Pangan Global, Targetkan Ekspor Mamin USD 83,08 Mili
JawaPos · 20 September 2026 pukul 13.15
Ekspor Diprediksi Melaju, Indonesia Harus Terhubung dengan Pasar Dunia
JPNN.com · 20 September 2026 pukul 00.20