Rencana Pembukaan Rekening Massal, CORE: Tak Semua Warga Butuh Bansos
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

CORE Indonesia (Dipo Satria Ramli) menunggu detail rencana pemerintah pembukaan rekening bank otomatis terintegrasi NIK untuk penyaluran BLT dan bansos. Kebijakan dianggap positif jika berjalan sesuai rencana, namun Dipo menyoroti: tidak semua warga membutuhkan bansos, sehingga objektifnya perlu dijelaskan lebih lanjut. Ia juga menilai inklusi keuangan tidak hanya soal kepemilikan rekening, melainkan akses pendanaan seperti pinjaman. Selain itu, Dipo mempertanyakan pemerintah yang hanya memilih BRI dan BSI sebagai mitra, sehingga daerah pelosok yang lebih didukung BPR atau koperasi lokal tidak dipertimbangkan. Pemerintah targetkan digitalisasi bansos 80% pada Oktober 2026 dengan face recognition untuk mengurangi salah sasaran di bawah 10%.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 10 September 2026 pukul 07.36
Rekening Otomatis Usia 17 Tahun: Solusi Inklusi atau Poles Statistik?
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 07.45
Gebrakan Baru Prabowo, Warga Usia 17 Tahun Auto Punya Rekening, Ada Saldonya...
CNBC Indonesia · 9 September 2026 pukul 07.25
Prabowo Siapkan Rekening Otomatis Buat Warga, Terintegrasi dengan QRIS
Berita terkait
Purbaya sebut anggaran pembukaan rekening massal belum final
ANTARA News · 10 September 2026 pukul 17.43
Bansos Digital Bakal Dinikmati Desil 1 hingga 5, Luhut Targetkan Awal 2027
SINDOnews · 10 September 2026 pukul 17.05
Dukcapil Dukung Perluasan Akses Rekening Bank lewat Data Kependudukan
CNN Indonesia · 10 September 2026 pukul 16.38
Pembukaan Rekening Massal, Purbaya: BSI di Aceh, Selebihnya BRI
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 16.36