Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Respons Cepat Pertamina di NTT Dinilai Layak Diapresiasi

PT Pertamina (Persero) mendapat apresiasi luas atas respons cepatnya dalam menjaga ketersediaan energi dan menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Pengamat energi Hadi Ismoyo menyatakan bahwa skala gempa yang masif telah berdampak pada infrastruktur vital, sehingga dibutuhkan strategi distribusi energi yang adaptif. Untuk menghadapi kondisi ini, Pertamina telah menyiapkan skema Reguler, Alternative, and Emergency (RAE) sebagai pola pengaturan suplai BBM dan LPG untuk kondisi normal hingga darurat.

Hadi menekankan bahwa kerusakan pada pelabuhan dan jembatan berpotensi menghambat mobilitas energi. Sebagai solusi, ia menyarankan penggunaan floating barge atau tongkang sebagai pelabuhan darurat, serta drone untuk mengangkut BBM dan LPG ke SPBU dan pangkalan-pangkalan. Teknologi ini sudah banyak digunakan di Tiongkok dalam mitigasi bencana.

Pertamina juga berkomitmen untuk terus mendukung distribusi energi melalui jalur alternatif dan koordinasi intensif dengan pemerintah. Bantuan tahap pertama telah disalurkan sejak Sabtu (15/8) dan terus berlanjut hingga saat ini. Beberapa data penting meliputi: gempa berkekuatan 7,7 magnitudo menyebabkan 68 orang meninggal dunia, satu kapal feri logistik tiba di Ende, dan BNPB menyiapkan pembangunan rumah sakit lapangan untuk memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait