Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Respons Hamas soal Pelucutan Senjata: Tentara Israel Harus Ditarik dari Gaza

Pada 31 Juli 2026, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan kesepakatan pelucutan senjata Hamas di Gaza melalui Dewan Perdamaian. Pejabat senior Hamas, dikutip AFP, mengonfirmasi bahwa kesepakatan mencakup penarikan bertahap pasukan Israel dari Jalur Gaza. Ghazi Hamad, anggota tim negosiasi Hamas, menyatakan konsesi ini demi keselamatan rakyat Gaza dari pembunuhan dan pengusiran.

Pelucutan senjata akan dikelola oleh Komite Nasional untuk Administrasi Gaza (NCAG), badan yang dibentuk oleh Dewan Perdamaian, yang berwenang menyimpan dan mengendalikan senjata. Hamas menegaskan tidak akan melaksanakan langkah apa pun jika Israel tidak mematuhi kesepakatan. Trump menjelaskan bahwa setelah pelucutan senjata selesai, pasukan Israel akan mundur, digantikan oleh pasukan stabilisasi internasional dan polisi Palestina baru.

Negosiasi kesepakatan ini dinilai sangat sulit oleh Hamas. Gerakan ini tetap pada tujuan nasionalnya untuk mempertahankan hak-hak rakyat Palestina. Trump menyebut ini langkah bersejarah menuju perdamaian yang langgeng.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait