Laporan media: Hamas setuju memulai penyerahan senjata berat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Hamas dan faksi-faksi Palestina lainnya sepakat memulai proses inventarisasi serta penyerahan senjata berat, fasilitas produksi militer, gudang senjata, dan terowongan di Jalur Gaza. Kesepakatan ini dilaporkan oleh Al Jazeera berdasarkan draf dokumen, di mana proses akan dimulai setelah kewajiban dalam Protokol Sharm el-Sheikh terpenuhi. Presiden AS Donald Trump mengumumkan kesepakatan pelucutan senjata penuh, dengan Israel menarik pasukan dari Gaza setelah proses selesai.
Proses diawasi oleh komisi pengawas internasional dengan dukungan pasukan internasional. Jadwal pelaksanaan harus disusun dalam 14 hari, dapat diperpanjang oleh komisi. Penarikan pasukan Israel berjalan paralel dengan penyerahan senjata sesuai peta jalan perdamaian. Dokumen tidak mengatur penyerahan seluruh senjata langsung ke pihak ketiga, melainkan menetapkan mekanisme inventarisasi, penyimpanan, dan pengawasan.
Kesepakatan ini merupakan lanjutan dari tahap pertama rencana perdamaian Trump yang disepakati pada 9 Oktober 2025, di mana Israel dan Hamas, dengan mediasi Mesir, Qatar, AS, dan Turki, menyepakati gencatan senjata dan penarikan pasukan Israel ke garis Yellow Line, meskipun Israel masih menguasai lebih dari 50% wilayah Gaza.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 31 Juli 2026 pukul 08.47
Trump: Hamas Sepakat Lucuti Senjata Total, Tentara Israel Akan Hengkang dari Gaza
Detik.com · 1 Agustus 2026 pukul 14.49
Israel Ngotot Ogah Tinggalkan Gaza hingga Hamas Lucuti Senjata
SINDOnews · 31 Juli 2026 pukul 19.30
Hamas Akui Berikan Konsesi Demi Rakyat Palestina
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 17.30
Hamas Konfirmasi Perlucutan Senjata di Gaza, Israel Belum Komentar
Berita terkait
Menhan Israel Usul Turki Tampung Anggota Hamas dari Gaza
Detik.com · 18 September 2026 pukul 16.59
BoP desak Israel penuhi komitmen Gaza demi peta jalan damai
ANTARA News · 8 September 2026 pukul 17.21
Hamas Tuduh Israel Berupaya Hapus Bukti Kejahatan di Gaza
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 15.07
Netanyahu Kunjungi Pasukan Israel di Gaza: Kita Tak Akan Mundur!
Detik.com · 3 September 2026 pukul 17.06