RESSED UI Dorong Optimalisasi Cadangan dan Hilirisasi Tambang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ketua Kelompok Riset Keamanan Energi untuk Pembangunan Berkelanjutan Universitas Indonesia (RESSED UI), Ali Ahmudi, menekankan perlunya optimalisasi cadangan dan hilirisasi sektor pertambangan Indonesia agar tidak terus-menerus mengekspor bahan mentah. Menurutnya, hilirisasi harus mencakup seluruh rantai nilai dari hulu hingga hilir, mulai dari mulut tambang, pengolahan, manufaktur, hingga produk akhir untuk pasar domestik dan global. Ali menegaskan bahwa pembangunan smelter saja tidak cukup; diperlukan jaminan pasokan bahan baku dari hulu dan industri hilir yang siap menyerap hasil olahan. Jika tidak dilakukan hilirisasi, nilai tambah dari ekspor bahan mentah akan sangat terbatas dibandingkan dengan nilai yang dihasilkan melalui pengolahan dan manufaktur tingkat lanjut.
Indonesia memiliki potensi besar untuk mewujudkan transformasi ini, dengan menguasai sekitar 42% cadangan nikel global, serta menjadi negara dengan cadangan tembaga, bauksit, emas, dan batu bara terbesar di dunia. Meskipun sebagian besar cadangan telah dikelola oleh BUMN melalui MIND ID, masih ada cadangan strategis yang dikuasai oleh perusahaan asing. Ali menekankan bahwa optimalisasi manfaat ini dapat dicapai melalui peningkatan kepemilikan nasional sesuai regulasi pertambangan, sehingga nilai tambah dari kekayaan alam dapat dirasakan lebih optimal oleh rakyat dan mandat konstitusi UUD 1945 Pasal 33 Ayat (3) dapat ditunaikan.
Sekretaris Jenderal Satuan Tugas Hilirisasi dan Ketahanan Energi, Ahmad Erani Yustika, menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menetapkan dua tujuan utama dalam program hilirisasi nasional: meningkatkan nilai tambah sumber daya alam dan mengurangi ketergantungan impor. Salah satu contoh penerapan adalah penggunaan tembaga lokal untuk produksi kabel bawah laut yang sebelumnya diimpor. Erani menegaskan bahwa kebutuhan bahan baku industri strategis sebaiknya dipenuhi oleh produksi dalam negeri untuk memperkuat industri nasional dan mengurangi ketergantungan pada impor.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 11.05
MediaMIND 2026 Usung Misi Perkuat Informasi Berimbang tentang Kontribusi Pertambangan
Berita terkait
Dari Perut Bumi Sumbawa, Menggali Harapan untuk Masa Depan Indonesia
Warta Ekonomi · 31 Agustus 2026 pukul 08.00
Hilirisasi Tambang jadi Penopang Ketahanan Indonesia, dari Pertahanan hingga Energi
Liputan6.com · 30 Agustus 2026 pukul 15.23
13 Proyek Hilirisasi Baru Rampung Dikaji, Kabel Bawah Laut Jadi Salah Satu yang Dibidik
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 15.27
Hilirisasi Aluminium Dikupas dalam Metallurgical Trade Fair and Forum
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 11.58