RI kecam Israel yang tolak peta jalan pemulihan Jalur Gaza
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Indonesia mengecam keras penolakan Israel terhadap peta jalan 15 poin untuk pemulihan Jalur Gaza, yang dianggap sebagai upaya menggagalkan kesepakatan internasional. Juru Bicara Kemlu RI, Vahd Nabyl A. Mulachela, menyatakan bahwa peta jalan tersebut merupakan inisiatif kolektif komunitas dunia untuk memulihkan kehidupan masyarakat Palestina di Gaza. Rencana komprehensif ini bertujuan mengakhiri perang dan menciptakan stabilitas, serta telah mendapat restu dari Dewan Keamanan PBB melalui Resolusi 2803 pada November 2025.
Pemimpin Israel, Benjamin Netanyahu, menolak rencana yang disusun oleh Presiden AS Donald Trump dan Dewan Perdamaian, dengan menegaskan bahwa pasukan Israel tidak akan menarik diri hingga Hamas sepenuhnya dilucuti. Sebaliknya, Hamas menyatakan komitmen untuk mematuhi peta jalan 15 poin dan melanjutkan tahapan kedua rencana perdamaian, serta menyusun jadwal implementasinya. Proses ini diharapkan membuka jalan bagi rekonstruksi Gaza dan pengambilalihan kewenangan oleh Komite Nasional Administrasi Gaza.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 12.28
Menantu Trump Jared Kushner Lobi Israel untuk Rencana Perdamaian Gaza
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 09.55
Di Sidang Tahunan, Muzani Sampaikan Belasungkawa Wafatnya Ali Khamenei
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 09.33
MPR Serukan Penghentian Perang di Timur Tengah dan Belahan Dunia Lainnya
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 22.00
Netanyahu Jadi Beban, Trump Pusing Kena Hajar Sana-sini
Berita terkait
Alasan Hamas Setujui Rencana Damai Gaza: Selamatkan Rakyat Palestina
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 17.08
Ketua MPR serukan penghentian perang di kawasan Timur Tengah dan dunia
ANTARA News · 14 Agustus 2026 pukul 11.18
Menantu Trump Tuduh Netanyahu Halangi Rencana AS untuk Gaza
Detik.com · 11 Agustus 2026 pukul 18.29
Alasan Netanyahu Tolak Rencana Damai Gaza yang Didukung Trump
Detik.com · 10 Agustus 2026 pukul 13.20