RI Mau Olah Batu Bara Jadi Bensin? Wamen ESDM Beberkan Tahapannya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Indonesia mendorong pengembangan hilirisasi batu bara untuk menghasilkan bahan bakar alternatif, khususnya mengolah batu bara menjadi metanol yang dapat dimanfaatkan sebagai campuran BBM. Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung menyatakan proyek pengolahan batu bara menjadi metonson diakui di Kalimantan Timur dan Sumatra Selatan, menggunakan batu bara kalori rendah dengan kerjasama teknologi. Metanol yang dihasilkan tidak langsung menjadi bensin, melainkan dapat dicampur dengan BBM. Teknologi pengolahan batu bara menjadi bensin memang sudah ada, seperti yang dikembangkan Afrika Selatan melalui perusahaan Sasol dengan proses Coal to Liquid (CTL). Namun, proses tersebut memerlukan investasi tinggi dan biaya produksi yang menjadi pertimbangan utama bagi perusahaan swasta. Contohnya, proyek pengolahan batu bara menjadi DME yang sempat direncanakan dengan Air Products Amerika Serikat tidak berjalan karena alasan ekonomi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 29 September 2026 pukul 14.08
Batu Bara Kalori Rendah Jadi Metanol, Pemerintah Bidik Campuran BBM
Detik.com · 29 September 2026 pukul 13.05
Pemerintah Mulai Coba Olah Batu Bara Jadi Bahan Campuran BBM
Liputan6.com · 29 September 2026 pukul 14.35
Pemerintah Siapkan Teknologi Pengolahan Batu Bara Jadi Bensin
Warta Ekonomi · 29 September 2026 pukul 18.52
Target Pertumbuhan RI 2027 6%, Airlangga: Ini PR-nya Menteri Investasi
Berita terkait
Sumber Melimpah, Pemerintah Dukung Gasifikasi Batu Bara
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 15.33
Batu Bara RI Bakal Diolah Buat Jadi Campuran Bensin!
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 17.35
BEC Groundbreaking Proyek Metanol Batu Bara Rp41,5 T di Kutim
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 21.00
RI Berlimpah Batu Bara, Tapi Hilirisasinya Belum Terealisasi
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 19.50