RI Mau Terapkan Mandatori BBM Tebu Bioetanol, Ini PR Besarnya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian ESDM menyatakan berbagai tantangan dalam penerapan kebijakan mandatori campuran bioetanol 10% (E10) dalam BBM, termasuk keterbatasan pasokan bahan baku dan infrastruktur produksi. Direjen EBTKE Eniya Listiani Dewi menekankan perlunya akselerasi investasi untuk membangun 20 pabrik bioetanol sebagai target pada 2027. Saat ini, kapasitas bahan baku hanya mencapai 70.500 kiloliter per tahun, sementara kebutuhan untuk E10 tahun depan diproyeksikan mencapai 1,2 juta kiloliter. Pemerintah juga tengah mengkaji spesifikasi pencampuran etanol yang berbeda untuk E10 dan E20 guna menjaga keamanan kendaraan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 3 September 2026 pukul 10.03
Pertamina NRE Prediksi Konsumsi BBM Capai 88 Juta KL pada 2026
Liputan6.com · 2 September 2026 pukul 15.50
Wamen ESDM Sebut Pertamax Ikut Harga Pasar
SINDOnews · 2 September 2026 pukul 15.49
Harga Pertamax Green dan Turbo Naik, Apakah Pertamax Bakal Nyusul?
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 05.40
Pertamina Patra Niaga Sesuaikan Harga Pertamax Green 95, Berlaku 2 September 2026
Berita terkait
Pemerintah Targetkan 20 Pabrik Etanol Terbangun di 2027
CNBC Indonesia · 3 September 2026 pukul 16.55
RI Sudah Punya BBM Bioetanol, Cek Segini Harganya di SPBU
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 12.50
Harga BBM Pertamina Naik per 1 September 2026, Pertamax Turbo Jadi Rp19.600 per Liter
SINDOnews · 1 September 2026 pukul 06.34
Harga Pertamax Turbo, Dexlite, Pertamina Dex Naik, Ini Rinciannya
CNN Indonesia · 1 September 2026 pukul 05.19