Ribuan Warga di Sembilan Desa Karawang Alami Krisis Air Bersih
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

BPBD Kabupaten Karawang, Jawa Barat, mencatat kekeringan dan krisis air bersih selama musim kemarau 2026 kian meluas. Sebanyak 4.044 kepala keluarga atau 12.155 jiwa terdampak di sembilan desa yang tersebar di empat kecamatan, yaitu Tegalwaru, Ciampel, Pangkalan, dan Telukjambe Barat.
Kecamatan Tegalwaru mengalami dampak terbesar. Meski hanya dua desa terdampak, yakni Kutalanggeng dan Cintalanggeng, jumlah warga terkena dampak mencapai 1.386 KK atau 3.876 jiwa. Di Kecamatan Pangkalan, tiga desa terdampak, yaitu Kertasari, Mulangsari, dan Jatilaksana, dengan 656 KK atau 1.728 jiwa. Adapun di Kecamatan Telukjambe Barat, krisis air bersih terjadi di Desa Wanakerta.
BPBD terus memantau perkembangan wilayah terdampak kekeringan. Situasi ini diperkirakan akan terus bertambah mengingat musim kemarau belum berakhir.
Bagikan
Berita terkait
Kekeringan Melanda 14 Desa di Karawang, BPBD Distribusikan 704 Ribu Liter Air Bersih
JPNN.com · 11 Agustus 2026 pukul 08.00
Pemprov Jabar Salurkan 8,7 Juta Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 13.00
Terdampak kemarau, sejumlah warga di Grobogan manfaatkan air belik
ANTARA News · 13 Agustus 2026 pukul 18.53
23 Kabupaten/Kota di Jabar Dilanda Kekeringan, 8,7 Juta Liter Air Bersih Disalurkan
JPNN.com · 12 Agustus 2026 pukul 09.00