Riset: Penggemar Olahraga makin Bergantung pada Layanan Digital
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Riset IBM Sports Intelligence Report 2026 yang melibatkan 20.589 responden di 12 negara mengungkapkan bahwa 46% penggemar olahraga merasa ekspektasi mereka terhadap layanan digital semakin tinggi dibandingkan satu hingga dua tahun lalu. Perubahan ini tercermin dalam kebiasaan menonton, di mana 30% responden kini memilih layanan streaming berlangganan sebagai pilihan utama, hampir setara dengan siaran televisi linear (29%). Kemudahan (43%) dan akses konten eksklusif (27%) menjadi alasan utama penggemar beralih ke platform digital. Penggunaan AI di kalangan penggemar naik drastis dari 52% menjadi 69%, namun kepercayaan terhadap konten AI turun dari 63% menjadi 59%. Penggemar yang sudah terbiasa AI tiga kali lebih percaya (74%) dibandingkan yang belum pernah menggunakannya (27%). Akurasi menjadi prioritas utama bagi 44% responden, mengalahkan faktor kecepatan (23%). Aplikasi olahraga menjadi pusat pengalaman bagi 72% penggemar, dan 74% merespons platform digital sebagai sumber informasi akurat. Dalam setahun terakhir, 33% pengguna membeli tiket, 30% memesan makanan di stadion, dan 29% membeli merchandise melalui aplikasi. Tantangan muncul ketika 39% penggemar (46% Gen Z) kesulitan mengelola banyak layanan berlangganan. Konten kreator olahraga juga berpengaruh, dengan 49% penggemar mengikutinya dan 70% merasa kreator memengaruhi opini di bidang lain seperti fesyen dan musik.
Bagikan
Berita terkait
7 Aplikasi Nonton Drama Korea di HP
Media Indonesia · 14 September 2026 pukul 19.30
Perkuat Pengalaman Investasi, Tuntun Hadirkan Versi Desktop
JPNN.com · 4 September 2026 pukul 03.33
Jasa Marga Ungkap Tiga Pilar Layanan untuk Tingkatkan Pengalaman Pengguna
Detik.com · 29 Agustus 2026 pukul 13.00
Gemini Makin Canggih, tapi Google Justru Bikin Pengalaman AI Terasa Ribet
JawaPos · 27 Agustus 2026 pukul 16.00