Rp 231 Miliar Tersalurkan untuk Pemulihan Pertanian Pascabencana di Aceh
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatra mencatat realisasi keuangan pemulihan sektor pertanian di Aceh mencapai Rp 231,27 miliar hingga 27 Juli 2026, atau 44,9% dari pagu Rp 515,22 miliar. Anggaran digunakan untuk optimasi lahan terdampak, rehabilitasi sawah, pembangunan irigasi, dan jalan usaha tani. Program ini bagian dari dukungan Kementerian Pertanian sekitar Rp 2,5 triliun untuk pemulihan lahan pertanian dan perkebunan pascabanjir besar November 2025. Bencana merusak 57.485 hektare sawah dan 60.438 hektare perkebunan. Hingga kini, optimasi lahan sawah telah berjalan pada 40.852 hektare, dan pemulihan perkebunan pada 40.418 hektare. Pembangunan 1.135 unit irigasi (realisasi Rp 85,05 miliar) dan 106 unit jalan usaha tani (realisasi Rp 3,96 miliar) juga tengah berlangsung. Sektor pertanian menyerap 38–41% tenaga kerja Aceh dan berkontribusi lebih dari 30% terhadap perekonomian daerah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 29 Juli 2026 pukul 08.47
Aceh Masuk Fase Rekonstruksi Bencana, Rp58,9 Triliun Digelontorkan
CNN Indonesia · 27 Juli 2026 pukul 13.41
Tito Minta Purbaya Cairkan Tambahan Anggaran 4 Program Pulihkan Aceh
Berita terkait
Kementan Percepat Pencairan Dana Pemulihan Sektor Pertanian Aceh
CNBC Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 15.45
Pemprov Jateng Sokong Pangan Nasional, Ini Capaiannya di HUT Ke-81
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 17.57
Pemerintah Kebut Pemulihan Infrastruktur dan Pangan di Solok Raya
CNN Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 15.02
5 Bendungan Hadir, Air Terjaga, Panen dan Kehidupan Warga Lebih Pasti
SINDOnews · 12 Agustus 2026 pukul 21.19