Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

RS Lapangan Berdiri, Penanganan Gempa NTT Dikebut

Gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu (15/8), masih ditangani oleh pemerintah hingga Minggu (16/8). Tim gabungan bersama BPBD melakukan penyisiran untuk mendata korban dan memberikan bantuan. Untuk mendukung layanan medis kedaruratan, satu rumah sakit lapangan telah didirikan dan beroperasi di Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai. Pemerintah juga membuka akses transportasi untuk distribusi bantuan dan evakuasi, dengan jalur darat Larantuka-Maumere sudah dapat dilalui kendarar. Namun, jalur Ende-Nagekeo masih terputus akibat gempa. Akibat gempa, 47 orang dinyatakan meninggal dan lebih dari 5.000 orang terpaksa mengungsi. Pengungsi tersebar di berbagai wilayah, termasuk Kabupaten Manggarai, Ende, dan sebagian wilayah Bima serta Kepulauan Selayar. Prioritas utama saat ini adalah pemenuhan kebutuhan dasar seperti tenda darurat, beras, obat-obatan, dan air bersih. Pemerintah Provinsi NTT sedang memproses penetapan status tanggap darurat selama 14 hari, sementara beberapa kabupaten telah menetapkan status kedaruratan mandiri. Pos komando juga dibentuk di setiap wilayah untuk mengoordinasikan penanganan darurat.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait