Rudal Rusia Meledak di Gerbang NATO, Aliansi Kerahkan Jet Tempur
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Rudal Rusia yang merupakan bagian dari gelombang serangan ke Ukraina memasuki wilayah udara Polandia dan meledak di Desa Tarnawa-Kolonia pada Kamis pagi waktu setempat. Ledakan tersebut membentuk kawah besar namun tidak menimbulkan korban jiwa atau kerusakan bangunan. Serangan gelombang rudal dan drone Rusia ke Ukraina malam sebelumnya menewaskan sedikitnya delapan warga sipil termasuk anak-anak dan melukai lebih dari 50 orang.
NATO merespons dengan mengerahkan jet tempur F-16, pesawat pengisian bahan bakar di udara, dan pesawat peringatan dini. Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte menyebut insiden ini tindakan sembrono lainnya oleh Rusia. Perdana Menteri Polandia Donald Tusk mengunjungi lokasi kejadian dan menyatakan seluruh indikasi menunjukkan proyektil tersebut adalah rudal Rusia. Menteri Luar Negeri Ukraina Andrii Sybiha mengonfirmasi rudal tersebut sebagai rudal jelajah Kh-101 buatan Rusia.
Insiden pelanggaran wilayah udara NATO oleh rudal dan drone Rusia semakin sering terjadi. Rumania, Estonia, dan Latvia juga melaporkan pelanggaran serupa dalam beberapa bulan terakhir. Situasi ini mendorong Uni Eropa membahas pembangunan sistem pertahanan terpadu berupa dinding drone di kawasan timur Eropa untuk melindungi wilayah NATO dan Uni Eropa dari potensi eskalasi konflik Rusia-Ukraina.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 31 Juli 2026 pukul 08.07
Rudal Rusia yang Serang Ukraina Menyeberang ke Polandia, NATO Kerahkan Jet Tempur F-16
SINDOnews · 31 Juli 2026 pukul 10.22
China Sangkal Bakal Kirim 400 Peluncur Rudal ke Iran untuk Melawan AS
Berita terkait
Delegasi Militer AS akan Kunjungi Polandia Bahas Pangkalan Militer Permanen
VOI · 3 September 2026 pukul 20.00
Menlu Polandia Ungkap Alasan Utama Kenapa Rusia Tak Mungkin Menyerang NATO
SINDOnews · 28 September 2026 pukul 15.14
Tentara NATO Tembaki Tank Italia saat Latihan Perang, 4 Prajurit Terluka
SINDOnews · 26 September 2026 pukul 16.20
Polandia Beber Data Intelijen: Rusia Hendak Serang Negara-negara NATO Pendukung Ukraina
SINDOnews · 18 September 2026 pukul 10.22