China Sangkal Bakal Kirim 400 Peluncur Rudal ke Iran untuk Melawan AS
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Dalam artikel berita dari SINDOnews tanggal 31 Juli 2026, pemerintah China membantah laporan media Barat mengenai rencana pengiriman gelombang pertama sekitar 400 peluncur rudal pertahanan ke Iran untuk melawan Amerika Serikat. Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Mao Ning, dalam konferensi pers di Beijing, menyatakan bahwa laporan tersebut "tidak benar dan sama sekali tidak benar," dan menegaskan bahwa China selalu berupaya untuk perdamaian dan mengakhiri konflik.
Pakistan juga secara tegas menolak laporan serupa, di mana Inter-Services Public Relations (ISPR) menyebut spekulasi tentang penyediaan jalur transit untuk pengiriman tersebut tidak berdasar dan ditolak. Sebelumnya, Reuters melaporkan bahwa Iran diperkirakan akan menerima pengiriman pertama sistem pertahanan udara dari China dalam beberapa minggu ke depan, karena berupaya membangun kembali pertahanannya di tengah perang melawan AS.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 1 Agustus 2026 pukul 18.09
Iran Ingatkan Negara Jadi Tameng Pertahanan AS: Akan Dilalap Api Perang!
CNBC Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 21.00
China Kasih Peringatan Keras ke Amerika, Ancam Pembalasan Penuh
CNBC Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 20.30
Negara Teluk Uji Pengaruh China ke Iran, Sekuat Apa Xi Jinping?
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 13.02
Iran Serang Kuwait Lagi, Targetnya Fasilitas Militer AS
Berita terkait
Panglima Militer Iran: 1 Kepala Tentara AS Dihargai Rp534 Juta
SINDOnews · 17 Agustus 2026 pukul 04.40
Korsel akan Meningkatkan Kemampuan MBT K2 dan Rudal Anti-kapal
VOI · 16 Agustus 2026 pukul 15.00
Gertak Balik AS, Iran Minta Trump Berhenti Berkhayal Kuasai Selat Hormuz
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 07.53
Tantangan Baru Iran untuk AS, Trump "Mimpi" Caplok Selat Hormuz
CNBC Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 06.25