Rumah Eks Pejabat Intelijen Digerebek, 303 Batang Emas Ditemukan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

David Rush, mantan pejabat senior CIA, mengakui bersalah dalam kasus dugaan korupsi yang melibatkan 303 batang emas, uang tunai asing, dan informasi operasi rahasia. Penggeledahan rumahnya di Virginia pada Mei 2026 menemukan aset pemerintah yang disembunyikan di ruang bawah tanah, termasuk emas seberat sekitar satu kilogram per batang dengan nilai lebih dari US$40 juta (Rp704 miliar) dan sekitar US$2 juta dalam mata uang asing. Selain itu, 35 jam tangan mewah merek Rolex juga disita. Menurut dokumen FBI, Rush diduga menciptakan program rahasia palsu antara akhir 2025 hingga awal 2026 untuk memperoleh dana operasional yang tidak sah. Ia juga diduga mengklaim 744 jam cuti militer yang tidak sah senilai US$77.000. Penyelidikan lebih lanjut mengungkapkan bahwa ia telah bekerja di CIA selama 17 tahun dengan memberikan informasi palsu tentang pendidikan dan latar belakang militernya. Kasus ini juga menyebabkan beberapa pejabat senior CIA ditempatkan dalam status cuti administratif akibat kekhawatiran akan kegagalan manajemen dalam mengawasi permintaan dana.
Bagikan
Berita terkait
Para Pejabat AS sudah Diperingatkan Bertahun-tahun sebelum Serangan 9/11
SINDOnews · 12 September 2026 pukul 13.30
Tak Hanya Minyak, AS Ingin Kuasai Emas dan Barang Tambang Venezuela
SINDOnews · 8 September 2026 pukul 21.31
3 Negara Eropa yang Pindahkan Emas dari AS, Ada yang Tarik 300 Ton
SINDOnews · 4 September 2026 pukul 07.20
Kriminolog Soroti Kasus Dugaan Penipuan Investasi Emas Rp58,5 Miliar
CNN Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 00.00