Jakarta · Rabu, 19 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Rumah Warga Ambruk, Warga Ende Bertahan di Bawah Terpal Lima Hari Pascagempa

Lima hari pasca gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur, sejumlah warga di Kabupaten Ende masih bertahan dalam kondisi terbatas. Empat kecamatan terdampak signifikan yakni Ndona, Wewaria, Maurole, dan Maukaro. Di Desa Welamosa, banyak rumah warga rusak hingga ambruk, sehingga warga terpaksa bertahan di bawah terpal karena ketersediaan tenda masih terbatas. Hingga saat ini, baru tersedia tiga set tenda di wilayah terdampak, sementara Polres Ende hanya memiliki dua tenda untuk kebutuhan warga.

Untuk membantu warga, Kapolda NTT menyalurkan 200 paket sembako yang berisi beras, minyak, kecap, dan mi instan. Sebanyak 100 paket dialokasikan untuk warga Kecamatan Wewaria dan 100 paket lainnya untuk Kecamatan Maurole. Sebelumnya, warga Kecamatan Wewaria juga telah menerima 250 paket sembako dari Presiden Prabowo Subianto. Polres Ende juga mengerahkan personel untuk membuka akses jalan tertutup longsor dan mendistribusikan bantuan.

Di sisi lain, trauma psikologis warga juga menjadi perhatian. Polres Ende melibatkan sekitar 150 personel dari total 480 personel untuk mendukung penanganan bencana, termasuk pelaksanaan trauma healing. TNI Angkatan Laut juga mengerahkan Kapal Rumah Sakit Terapung KRI dr. Soeharso-990 untuk membawa bantuan kemanusiaan. Tim SAR gabungan mencatat 202 korban gempa, terdiri dari 70 orang meninggal dunia dan 1.182 orang luka-luka.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait