Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Rupiah Menguat 0,69% dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menguat 0,69% dalam sepekan, ditutup di level Rp17.897 per dolar AS pada Jumat (7/8/2026). Penguatan ini didorong oleh sentimen eksternal terkait geopolitik Timur Tengah dan kebijakan suku bunga AS. Pada perdagangan Jumat, rupiah naik 0,15% dari posisi sebelumnya Rp18.022 per dolar AS. Sejalan dengan pasar spot, kurs Jisdor Bank Indonesia berada di Rp17.913 per dolar AS, menguat 0,80% secara mingguan dari Rp18.058 per dolar AS.

Analis Mata Uang dan Komoditas Ibrahim Assuaibi menyampaikan bahwa pergerakan rupiah masih sangat dipengaruhi oleh dinamika geopolitik di Timur Tengah dan arah kebijakan suku bunga AS. Eskalasi ketegangan di kawasan tersebut dan ekspektasi pasar terhadap kebijakan moneter AS menjadi faktor kunci yang terus diperhatikan. Meski rupiah menguat, para pedagang tetap berhati-hati karena belum ada kesepakatan pembukaan selat yang signifikan, dengan negosiasi terkait biaya kargo, inspeksi, dan pengaturan keamanan masih berlangsung.

Prediksi untuk pekan depan menunjukkan rupiah akan tetap sensitif terhadap perkembangan eksternal, khususnya data ekonomi AS dan perkembangan konflik Timur Tengah. Tekanan ini dapat memengaruhi arah kebijakan Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas mata uang nasional di tengah volatilitas pasar global.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait