Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Rupiah Hari Ini Perkasa terhadap Dolar AS, Sentuh 17.810

Nilai tukar rupiah menguat signifikan terhadap dolar AS, ditutup di level 17.810 per dolar AS pada perdagangan Senin (10/8/2026), naik 87 poin atau 0,49% dari penutupan sebelumnya di 17.897. Penguatan ini didorong oleh data cadangan devisa Indonesia yang relatif kuat pada akhir Juli 2026, meskipun turun tipis dari US$ 145,6 miliar pada Juni 2026 menjadi US$ 145,3 miliar. Analis menilai ketahanan cadangan devisa ini memberi ruang bagi Bank Indonesia untuk menjaga stabilitas nilai tukar melalui intervensi di pasar valuta asing.

Sentimen positif rupiah juga dipengaruhi oleh tekanan pada dolar AS secara global, dengan indeks dolar AS berada di 99,6, terendah sejak awal Juni 2026, setelah data pasar tenaga kerja AS yang melemah meningkatkan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter Federal Reserve. Dalam jangka pendek, pasar akan mencermati data inflasi AS yang menjadi indikator penting untuk membentuk ekspektasi kebijakan The Fed pada pertemuan September 2026.

Analis memproyeksikan rupiah akan tetap berpotensi menguat secara terbatas dalam kisaran 17.750-17.900 per dolar AS. Jika inflasi AS tercatat lebih rendah dari perkiraan pasar, ekspektasi pelonggaran kebijakan The Fed berpotensi meningkat, sehingga menekan dolar AS dan memberikan ruang bagi rupiah untuk menguat lebih lanjut. Namun, tekanan terhadap rupiah masih perlu diwaspadai meskipun cadangan devisa tetap tinggi.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait