Rusia-China Debat AS soal Iran Bikin Rapat DK PBB Memanas
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Rapat Dewan Keamanan PBB membahas pemberlakuan kembali sanksi terhadap Iran setelah Iran dinilai melanggar JCPOA 2015. Amerika Serikat bersama Inggris dan Prancis berpendapat sanksi harus diberlakukan kembali menggunakan mekanisme 'snapback' dalam Resolusi 2231. Namun, Rusia dan China menolak, menganggap mekanisme tersebut sudah kedaluwarsa dan tidak ada dasar hukum untuk membahasnya kembali. Cekcok terjadi ketika Rusia mencoba menghentikan agenda rapat, tetapi gagal karena 11 negara mendukung pelanjutan pertemuan. Hasil pemungutan suara 11-2-2 menunjukkan mayoritas anggota memihak sanksi, menolak argumen Rusia-China yang menyebut mekanisme tidak aktif dan Komite 1737 sudah tidak ada sejak 2015. Perdebatan ini memperlebar perpecahan di antara anggota tetap DK PBB.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 20.56
Bela Iran, Rusia dan China 'Adu Mulut' dengan Barat Soal Nuklir di PBB
SINDOnews · 11 September 2026 pukul 15.15
5 Anggota Tetap Dewan Keamanan PBB Bentrok Soal Mekanisme Sanksi Iran
SINDOnews · 10 September 2026 pukul 19.03
Iran Sangkal Penthouse Milik Mojtaba Hanya Berjarak Beberapa Meter dari Kedutaan Israel
Berita terkait
Ribut-ribut AS dan Rusia-China Soal Iran di Dewan Keamanan PBB
Detik.com · 11 September 2026 pukul 11.36
5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini
Detik.com · 11 September 2026 pukul 17.34
Pertama dalam 20 Tahun, Iran Dilaporkan ke DK PBB Atas Program Nuklirnya
Detik.com · 10 September 2026 pukul 13.46
5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini
Detik.com · 7 September 2026 pukul 17.41