Saat PKB Menampar Halus Elite PBNU dengan 10.000 MCK
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) melalui Forum Percepatan Transformasi Pesantren (FPTP) meluncurkan program 10.000 MCK untuk pondok pesantren di seluruh Indonesia. Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar menyatakan masih banyak pesantren dengan ribuan santri yang fasilitas sanitasinya tidak memadai, padahal sanitasi berpengaruh langsung terhadap kesehatan dan kualitas belajar.
Program ini dinilai sebagai pesan politik sekaligus moral bahwa pesantren membutuhkan kerja nyata. Langkah PKB dinilai kontras dengan dinamika internal PBNU yang belakangan lebih banyak diwarnai polemik di tingkat elite. Sebagai rumah besar nahdiyin, PBNU memikul harapan besar untuk mengayom puluhan ribu pesantren, namun keterisian ruang publik dengan program pemberdayaan pesantren dinilai belum optimal.
Selain program MCK, PKB juga aktif menangani isu kekerasan seksual di lingkungan pesantren. Melalui FPTP, partai mempertemukan pengasuh pesantren, aparat kepolisian, kementerian terkait, lembaga perlindungan perempuan, dan masyarakat sipil untuk menyusun solusi bersama.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 4 Agustus 2026 pukul 17.06
Luncurkan Program 10.000 MCK, Cak Imin: Sanitasi di Pesantren Sudah Tidak Rasional!
Berita terkait
Menjelang Muktamar Ke-35 NU, Ustaz Taufik Suprapto dari Bekasi Puji Rekam Jejak Kiai Marsudi Syuhud
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 18.39
PWNU DKI: Ketum PBNU Jangan Dipilih Langsung, AHWA Lebih Sesuai dengan Tradisi NU
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 17.55
Ketum PBNU Jangan Dipilih Langsung, AHWA Dinilai Lebih Sesuai Tradisi NU
kumparan · 16 Agustus 2026 pukul 17.15
Gus Yahya tekankan pemikiran Mbah Wahab hadapi perubahan dunia
ANTARA News · 16 Agustus 2026 pukul 13.11