Kemenag Soroti Masalah Sanitasi Pesantren, Jadi Fokus Perbaikan di 2027
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Agama (Kemenag) menyiapkan pembenahan pesantren menjelang Hari Santri 2026, dengan fokus utama pada perbaikan sanitasi yang direncanakan dilaksanakan pada 2027 bersama Komisi VIII DPR RI dan Menteri Agama. Direktur Jenderal Pesantren Kemenag, Basnang Said, menekankan bahwa sanitasi menjadi persoalan krusial yang perlu segera dibenahi. Salah satu langkah yang akan dilakukan adalah menghitung kebutuhan toilet berdasarkan jumlah santri di setiap pesantren agar ketersediaan fasilitas yang ada dapat terpenuhi dengan baik. Pembenahan sarana dan prasarana ini dilakukan untuk melihat persoalan pesantren dari sisi hulu, bukan hanya menangani kasus yang sudah terjadi. Selain itu, Kemenag juga sedang melakukan pendataan terhadap pesantren yang belum terdaftar. Pesantren yang belum terdaftar diharapkan segera mendaftarkan diri ke Kemenag agar memenuhi syarat untuk mendapatkan bantuan pemerintah, karena Nomor Statistik Pesantren (NSP) menjadi salah satu syaratnya. Pendataan ini juga penting untuk mencegah santri yang belajar di pesantren tetapi tidak tercatat dalam sistem masuk dalam kategori Anak Tidak Sekolah (ATS).
Bagikan
Berita terkait
Kemenag Buka Peluang Produk Pesantren Dipasarkan di Kopdes Merah Putih
kumparan · 22 September 2026 pukul 20.31
Menag Sebut Orang Ngaku Kiai tapi Sanad Ilmu Tak Jelas: Kita Tertibkan
kumparan · 22 September 2026 pukul 19.06
Aturan Baru Kemenag: Guru-Santri Dilarang Main Handphone di Pesantren
CNN Indonesia · 20 September 2026 pukul 16.45
Pemerintah Salurkan Rp17,5 Miliar untuk Program Pesantren Nyaman Belajar 2026
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 13.32