Jakarta · Selasa, 25 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Sagu dan Ubi Ungu Disulap sebagai Indikator Kesegaran Daging Ayam

Konsumsi daging ayam ras di Indonesia mencapai 13,60 kg per kapita per tahun pada 2025, namun pemantauan kesegaran masih bergantung pada penilaian subjektif. Lima mahasiswa UGM mengembangkan Seftin, edible film indikator kesegaran berbasis pati sagu dan antosianin ubi ungu. Produk ini mendeteksi perubahan pH daging ayam melalui perubahan warna, yang dapat dilihat konsumen melalui stiker yang ditempelkan pada kemasan. Penggunaan Seftin memberikan deteksi objektif tanpa membuka kemasan, menjaga sterilitas daging. Tim berharap Seftin segera komersialisasi sebagai standar baru pemantauan kesegaran pangan di Indonesia.

Berita terkait