Said Abdullah Dorong APBN 2027 Lebih Berdampak dan Berkeadilan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ketua Badan Anggaran DPR RI Said Abdullah menekankan agar APBN 2027 lebih berdampak dan berkeadilan. Dalam evaluasi terhadap pelaksanaan APBN 2025, ia menyatakan bahwa setiap program harus memiliki tujuan yang jelas, dapat diukur dampaknya, dan berkorelasi langsung dengan pertumbuhan, pemerataan, serta keadilan ekonomi. Dengan belanja APBN yang diproyeksikan mencapai Rp 4.097,2 triliun, Said menegaskan pentingnya memberi makna besar atas belanja yang besar tersebut.
Said juga menyoroti beberapa indikator makroekonomi yang perlu dikoreksi karena angka terbaru dari BPS sudah mendekati atau bahkan melampaui target dalam RAPBN 2027. Misalnya, pertumbuhan ekonomi ditargetkan 5,8-6,5% dengan usulan 6%, rasio gini saat ini 0,368 sementara target 0,362-0,367, dan tingkat pengangguran terbuka 4,68% dengan target 4,30%-4,87%. Ia juga mempertanyakan target proporsi tenaga kerja formal yang hanya 40,8% padahal pada Februari 2024 sudah mencapai 40,83%.
Di sisi lain, Said mengingatkan pentingnya data akurat untuk kebijakan yang tepat. Ia meminta BPS untuk memvalidasi kembali data, terutama terkait dengan protes warga terkait penempatan di desil. Untuk pendapatan, target kenaikan PPh dan PPN masing-masing mencapai Rp 64,8 triliun dan Rp 132,8 triliun, sementara target PNBP turun dari Rp 575 triliun diproyeksikan menjadi Rp 517,4 triliun. Said berharap kenaikan pajak bersifat alami akibat pertumbuhan ekonomi, bukan dari pemajakan baru yang membebani rakyat. Defisit APBN 2026 diperkirakan mencapai 2,85%, dan ia berharap agar defisit fiskal 2027 ditekan hingga 2,4% sebagai langkah menuju APBN berimbang.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 27 Agustus 2026 pukul 15.02
Said Abdullah Bahas Indikator Ekonomi dalam Raker RUU APBN 2027
JawaPos · 27 Agustus 2026 pukul 08.30
Menkeu Kumpulkan Analis Ekonomi, Bahas Arah Kebijakan Fiskal 2027 dan APBN
Berita terkait
Hampir Rp4.000 Triliun, APBN Harus Dirasakan Rakyat
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 16.36
Puan Soroti APBN 2027 yang Hampir Rp4.000 Triliun: Jangan Jadi Beban Generasi
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 16.31
Prabowo Mau Optimalkan Pendapatan Negara: Minimalisir Kebocoran-Efisiensi Lanjut
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 16.30
Kebijakan Fiskal 2027 RI: Tumbuh Lebih Tinggi, Sejahtera Lebih Cepat
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 15.36