Jakarta · Minggu, 27 September 2026Cari
WargaKonoha

Salam lintas agama kembali bergaung di Majelis Umum PBB

Menteri Luar Negeri RI Sugiono membuka pernyataan nasional Indonesia di Sidang ke-81 Majelis Umum PBB dengan menyampaikan salam lintas agama yang menjadi simbol persatuan bangsa. Salam tersebut meliputi "Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, Shalom, Salve, Om Swastiastu, Namo Buddhaya, Rahayu" dan disambut dengan tepuk tangan dari para delegasi hadir. Kegiatan ini menandakan kembalinya tradisi salam lintas agama Indonesia di forum PBB setelah tahun sebelumnya dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto di Sidang ke-80. Dalam pidatonya yang berdurasi sekitar 17 menit, Sugiono menekankan pentingnya ketahanan nasional sebagai fondasi ketahanan kawasan dan global. Ia menjelaskan bahwa keberagaman suku bangsa di Indonesia dikelola melalui semboyan Bhinneka Tunggal Ika, bukan ditaklukkan. Dari Aceh hingga Papua, dari Miangas hingga Rote, Indonesia tetap bersatu sebagai satu bangsa. Menurutnya, keberagaman harus dikelola, dihargai, dan dijadikan kekuatan melalui partisipasi demokrasi, dialog, dan penghargaan terhadap perbedaan. Sugiono menutup pidatonya dengan menyampaikan salam lintas agama yang sama, disambut tepuk tangan para delegasi.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait