Sarawak Malaysia Butuh 200 Ribu Ton Beras, Bulog Kirim Perdana 1.000 Ton
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Indonesia mengirimkan 1.000 ton beras premium ke Sarawak, Malaysia sebagai langkah promosi awal untuk memasuki pasar yang memiliki kebutuhan beras sebesar 200.000 ton per tahun. Pengiriman ini dilakukan menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. General Manager Padi dan Beras Borneo Sdn Bhd, Jumaat bin Ibrahim menyatakan bahwa kebutuhan beras Malaysia mencapai 1,5 hingga 1,7 juta ton per tahun, membuka peluang besar bagi eksportir Indonesia. Untuk Sarawak sendiri, kebutuhan beras mencapai sekitar 200.000 ton per tahun. Jumaat menekankan bahwa kerja sama dagang ini tidak hanya soal bisnis, tetapi juga momentum mempererat hubungan budaya dan sejarah antara kedua bangsa. Pengiriman perdana direncanakan melalui jalur perbatasan Entikong, Kalimantan Barat, yang dipilih sebagai simbol kedekatan geografis antara Sarawak dan Kalimantan Barat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 15 Agustus 2026 pukul 08.24
Indonesia Ekspor 200.000 Ton Beras ke Malaysia Senilai Rp3,39 Triliun
Berita terkait
Mentan: Penyaluran beras bentuk perhatian pemerintah
ANTARA News · 12 Agustus 2026 pukul 18.07
Mentan Turun Tangan Bikin Harga Beras di Alor Jadi Rp 13.000/Kg
Detik.com · 9 Agustus 2026 pukul 06.30
Masyarakat Alor Jadi Penerima Pertama Bantuan Beras 30 Kg
Detik.com · 8 Agustus 2026 pukul 18.16
Mahasiswa Curhat Beras di Alor Tembus Rp 30.000/Kg, Mentan Turun Tangan
Detik.com · 8 Agustus 2026 pukul 15.43