Sarawak Malaysia Butuh 200 Ribu Ton Beras, Bulog Kirim Perdana 1.000 Ton
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Indonesia mengirimkan 1.000 ton beras premium ke Sarawak, Malaysia sebagai langkah promosi awal untuk memasuki pasar yang memiliki kebutuhan beras sebesar 200.000 ton per tahun. Pengiriman ini dilakukan menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. General Manager Padi dan Beras Borneo Sdn Bhd, Jumaat bin Ibrahim menyatakan bahwa kebutuhan beras Malaysia mencapai 1,5 hingga 1,7 juta ton per tahun, membuka peluang besar bagi eksportir Indonesia. Untuk Sarawak sendiri, kebutuhan beras mencapai sekitar 200.000 ton per tahun. Jumaat menekankan bahwa kerja sama dagang ini tidak hanya soal bisnis, tetapi juga momentum mempererat hubungan budaya dan sejarah antara kedua bangsa. Pengiriman perdana direncanakan melalui jalur perbatasan Entikong, Kalimantan Barat, yang dipilih sebagai simbol kedekatan geografis antara Sarawak dan Kalimantan Barat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 15 Agustus 2026 pukul 08.24
Indonesia Ekspor 200.000 Ton Beras ke Malaysia Senilai Rp3,39 Triliun
Berita terkait
Komisi IV DPR Pastikan Stok Beras di Retail-Pasar dalam Kondisi Aman
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 21.11
Beras Premium Langka di Ritel Modern, Bapanas Bongkar Biang Keroknya
CNBC Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 15.40
Harga Beras di Cipinang Mulai Turun, Ini Respons Bos Bulog
CNBC Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 14.10
Usai Beras Sumbang Inflasi, Bos Bulog Datangi Pasar Cipinang-Ucap Ini
CNBC Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 13.20