Satu Dekade Ganjil Genap, Kini Kebijakannya Dikaji Ulang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4957023/original/069684800_1727722364-WhatsApp_Image_2024-10-01_at_01.49.05_65253c26.jpg)
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Perhubungan mulai mengkaji ulang kebijakan ganjil genap setelah satu dekade penerapan. Dalam Forum Gotong Royong (FGD), berbagai pendapat masyarakat disampaikan. Edward (33), pekerja Jakarta Timur, mendukung kebijakan tetap dengan waktu penerapan yang lebih fleksibel, seperti pembatasan pagi 7-10 dan sore 18-21. Sementara Astu (32) menekankan pentingnya pengawasan ketat dan peningkatan transportasi umum sebagai alternatif. Kepala Dinas Perhubungan Budi Awaludin menyatakan bahwa evaluasi mencakup perekonomian, lingkungan, emisi, dan jenis kendaraan. Staf Khusus Gubernur Chico Hakim menegaskan belum ada keputusan untuk merelaksasi kebijakan, tetapi evaluasi menghasilkan kebijakan yang berdampak nyata bagi warga.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 28 September 2026 pukul 07.53
Ganjil Genap Dikaji Ulang, Waka DPRD DKI Ingatkan Jangan Langsung Direlaksasi
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 12.00
Panggil Kadishub DKI Jakarta Sore Ini, Pramono Mau Ubah Ganjil-Genap dan Car Free Day
Detik.com · 28 September 2026 pukul 08.09
Pemprov DKI Belum Putuskan soal Relaksasi Gage: Macet Pertimbangan Utama
JPNN.com · 28 September 2026 pukul 15.25
Pemprov DKI Bersiap Mengocok Ulang Aturan Ganjil Genap, Pramono Bilang Begini
Berita terkait
Pramono Panggil Kadishub DKI, Bahas Kebijakan Ganjil Genap di Jakarta
kumparan · 28 September 2026 pukul 11.57
Pramono Targetkan 10 Ribu Bus Transjakarta Beralih ke Listrik pada 2030
kumparan · 27 September 2026 pukul 12.25
Dishub DKI Kaji Ulang Kebijakan Ganjil Genap, Ada Usulan Lebih Fleksibel
Detik.com · 27 September 2026 pukul 12.07
Mengurai Benang Kusut Macet Jalan Raya Sawangan Depok
Liputan6.com · 23 September 2026 pukul 17.08