Sekitar 85-90 Persen Area TPSA Ciniru di Kuningan Terbakar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sekitar 85-90 persen area Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) Ciniru di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, terbakar dalam peristiwa kebakaran yang belum diketahui penyebabnya pasti. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kuningan, Usep Sumirat, menyatakan bahwa api juga ditemukan di bagian bawah timbunan sampah, khususnya pada tumpukan sampah kering yang lama belum tertutup tanah. Meski belum mengetahui penyebab pasti, pihaknya menghindari menyalahkan masyarakat dan lebih fokus pada perbaikan pengelolaan sampah untuk mencegah kejadian serupa. TPSA Ciniru pernah mengalami kebakaran sekitar 2018, ketika volume sampah yang ditampung masih jauh lebih sedikit dibandingkan saat ini. Saat ini, TPSA tersebut menerima rata-rata sekitar 200 ton sampah per hari, namun layanan pengangkutan sampah belum mencakup seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Kuningan, dengan hanya sekitar 114 desa dan kelurahan yang dilayani. Luas TPSA Ciniru mencapai sekitar 5,6 hektare, yang dikelola dengan konsep sanitary landfill lengkap dengan jaringan pipa gas dan pengolahan air lindi, meski jaringan pipa gas ikut rusak akibat kebakaran. Untuk mencegah api menyebar ke lahan warga sekitar, petugas berupaya melokalisir kebakaran. DLH juga berencana mendorong pengelolaan sampah melalui Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), termasuk kemungkinan mengolah sampah menjadi Refuse Derived Fuel (RDF) atau produk turunan lainnya.
Bagikan
Berita terkait
Warga Jakarta Dilarang Bakar Sampah Sembarangan
Liputan6.com · 3 Agustus 2026 pukul 17.52
Terisolasi dan Minim Air! Ini Tantangan Utama BPBD Padamkan Karhutla di Pelosok Kalteng
Media Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 08.10
Kebakaran di Gedung Bapenda DKI, Damkar: Nyala Sedikit karena Suhu Panas
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 23.02
Kebakaran Gedung Bapenda DKI Padam, Warga Cuma Lihat Asap di Lobi
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 22.35