Sekolah di Makassar PJJ karena BBM Langka, Mendagri Buka Suara
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9343725/original/054420500_1788874869-WhatsApp_Image_2026-09-08_at_20.18.09.jpeg)
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meminta Pemerintah Kota Makassar segera menyelesaikan kelangkaan BBM yang menyebabkan sejumlah sekolah menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Menurutnya, PJJ seharusnya hanya dilakukan dalam kondisi darurat seperti bencana alam, bukan karena kelangkaan BBM. PJJ lebih efektif diterapkan saat ada ancaman kesehatan atau keselamatan, seperti erupsi Gunung Anak Krakatau, kebakaran hutan, atau kondisi jalan yang tidak aman. Tito menekankan bahwa pembelajaran tatap muka lebih baik karena interaksi langsung antara siswa dan guru. Ia mencontohkan penerapan PJJ yang sah di Jabodetabek, Lampung, dan Banten saat erupsi Gunung Anak Krakatau terjadi. Namun, kondisi kelangkaan BBM di Makassar harus diselesaikan terlebih dahulu agar sekolah dapat kembali ke pembelajaran langsung.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 14 September 2026 pukul 10.30
Kelangkaan BBM, Pemprov Sulsel Imbau Kampus Kuliah Daring 14–18 September
SINDOnews · 14 September 2026 pukul 16.46
Pertamina Tambah Tiga SPBU Modular, Antrean BBM di Makassar Makin Landai
Media Indonesia · 14 September 2026 pukul 16.09
Konsumsi BBM di Makassar Meroket, Pertamina Tambah Pasokan 16.000 KL, LPG 3 Kg Ikut Ditambah
Detik.com · 14 September 2026 pukul 15.27
Bahlil Ungkap Biang Kerok Antrean Kendaraan di SPBU Makassar
Berita terkait
Pertamina Patra Niaga Tambah SPBU Modular di CPI, Antrean BBM Makassar Semakin Landai
Warta Ekonomi · 14 September 2026 pukul 15.00
YLKI Minta DPR Panggil Pertamina dan ESDM soal Antrean BBM Makassar
Media Indonesia · 14 September 2026 pukul 14.50
Pertamina Batasi Pembelian BBM Maksimal 3 Liter di SPBU Modular Makassar
Detik.com · 14 September 2026 pukul 14.46
Antrean SPBU Makassar Mulai Landai, Pertamina Tambah Titik Layanan
Media Indonesia · 14 September 2026 pukul 14.40