Selandia Baru Izinkan Dua Psikiater Gunakan MDMA untuk Terapi PTSD
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Medsafe Selandia Baru memberikan izin terbatas bagi dua psikiater terlisensi untuk meresepkan MDMA kualitas farmasi sebagai terapi PTSD. MDMA ditujukan untuk pasien dewasa dengan PTSD yang tidak responsif terapi konvensional. Penggunaan MDMA dalam terapi menggabungkan psikoterapi dengan zat tersebut dalam pengawasan klinis ketat. Persetujuan tidak berarti MDMA disetujui secara umum, hanya untuk dua psikiater saja yang harus memiliki keahlian khusus. Program ini masih dalam pengembangan dengan penelitian lanjutan diperlukan untuk menilai keamanan dan protokol terapi.
Bagikan
Berita terkait
Sedikitnya 15 Ribu Perempuan di Inggris Alami PTSD Pascamelahirkan Tanpa Diagnosis
VOI · 29 Agustus 2026 pukul 22.45
Menlu Sugiono Ungkap Selandia Baru Mulai Cek Lokasi untuk Dukung MBG
kumparan · 28 Agustus 2026 pukul 09.47
Selandia Baru Bakal Susul Australia Larang Anak Main Medsos
CNN Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 15.50
Tembus Pasar Global, INKA Kirim 120 Gerbong ke Selandia Baru
Liputan6.com · 21 Agustus 2026 pukul 17.30