Selat Hormuz Sepi Bak Kuburan, Kapal yang Melintas Tinggal 2 Tanker
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Lalu lintas kapal di Selat Hormuz menurun drastis menjadi hanya dua kapal pada Senin (21/9), dibandingkan 10 kapal sehari sebelumnya, menandakan tekanan tinggi terhadap jalur strategis pengiriman energi dunia. Dua kapal yang melintas adalah Supramax Panama mengangkut mineral dan kapal curah Liberia. Sebelum konflik Iran (28 Februari 2026), rata-rata 125 kapal komersial per hari melintas di Selat Hormuz, termasuk 20% pasokan minyak mentah dan LNG global. Dua insiden serangan terhadap kapal tanker minyak dan LPG meningkatkan ketegangan, namun tanggung jawab belum diketahui dan tidak ada kapal dalam daftar 'non-compliant' Iran.
Bagikan
Berita terkait
Minyak Dunia Turun Tipis, Arab Saudi Tambah Pasokan Lewat Oman
Liputan6.com · 16 September 2026 pukul 18.35
Krisis Bahan Bakar Global: Eksekutif Minyak AS Peringatkan Kelangkaan Akut
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 13.00
Harga Minyak Dunia Tembus US$107 usai Arab Saudi Diserang Houthi
CNN Indonesia · 14 September 2026 pukul 11.14
Sepekan Terakhir, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih dari 8 Persen
kumparan · 14 September 2026 pukul 08.30