Krisis Bahan Bakar Global: Eksekutif Minyak AS Peringatkan Kelangkaan Akut
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Eksekutif minyak AS memperingatkan krisis bahan bakar global telah benar-benar terjadi. Penutupan Selat Hormuz dan gangguan jalur distribusi Timur Tengah menguras cadangan energi dunia ke titik kritis. Stok bahan bakar komersial menyusut lebih dari enam bulan, sementara cadangan minyak strategis tidak dapat diandalkan lagi. Serangan pipa minyak di Arab Saudi menahan 2,5 juta barel per hari. Harga diesel mencapai US$6,23 per galon, bensin US$4,32. Pemerintahan Trump menjanjikan penurunan harga, mengklaim gangguan sementara dan menyalahkan kebijakan sebelumnya. Tiongkok kembali beli minyak internasional menambah tekanan permintaan. IHSG turun 0,73%, rupiah lemah ke Rp17.611. Harga minyak Brent US$105, ICP 2026 dinaikkan ke US$89,43.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 15 September 2026 pukul 10.55
Harga Minyak Tembus US$106 Usai Serangan Houthi Lumpuhkan Pipa Saudi
CNN Indonesia · 14 September 2026 pukul 11.14
Harga Minyak Dunia Tembus US$107 usai Arab Saudi Diserang Houthi
kumparan · 14 September 2026 pukul 08.30
Sepekan Terakhir, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih dari 8 Persen
Detik.com · 14 September 2026 pukul 07.59
Naik Lagi, Harga Minyak Tembus US$ 107 per Barel!
Berita terkait
Kejomplangan Perang Ranjau antara AS-Iran di Selat Hormuz
Media Indonesia · 1 September 2026 pukul 17.42
Harga Minyak Dunia Tembus US$ 90, Konflik AS-Iran Kembali Memanas
Liputan6.com · 1 September 2026 pukul 07.40
Trump: Selat Hormuz Jadi Wilayah AS adalah Gagasan Bagus
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 13.17
Houthi Serang Arab Saudi Habis-habisan, Minyak Dunia di Ujung Tanduk
CNBC Indonesia · 14 September 2026 pukul 05.33