Selawat Asyghil di Tengah Dinamika Pleno I Muktamar Ke-35 NU
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sidang Pleno I Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Jombang, dimulai pukul 09.00 WIB dengan pembahasan mekanisme pemilihan Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) dan Ketua Umum PBNU. Para muktamirin, termasuk KH. Muzakki Birrul Alim dari PCNU Pasuruan, meminta pimpinan sidang tidak membawa opini pribadi dalam mengambil keputusan. KH. Abdul Halim menekankan pentingnya mengambil sari dari usulan mayoritas peserta, bukan mengikuti pandangan pribadi. Di tengah perdebatan, lantunan Selawat Asyghil terdengar dari dalam arena sidang, sekaligus sebagai bentuk tradisi NU untuk meredakan suasana dan kembali ke doa ketika terjadi dinamika. Wartawan yang berada di luar kesulitan mengikuti perkembangan sidang karena speaker di luar arena sempat dimatikan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 28 Agustus 2026 pukul 08.59
3 Dalang di Muktamar NU: Gus Ipul, Nusron, dan Muhaimin
VOI · 28 Agustus 2026 pukul 07.15
Prabowo di Hadapan Ulama: Indonesia Akan Bangkit, Tak Ada yang Bisa Membendung
JPNN.com · 27 Agustus 2026 pukul 20.37
Buka Muktamar ke-35 NU, Presiden Prabowo Tegaskan Jasa Besar Nahdlatul Ulama untuk Indonesia
JPNN.com · 27 Agustus 2026 pukul 20.19
Buka Muktamar ke-35 NU, Prabowo: Ini Kehormatan Besar Bagi Saya
Berita terkait
Gus Yahya Registrasi Muktamar ke-35 NU: Jangan Ada Tindakan Merusak
kumparan · 26 Agustus 2026 pukul 16.28
Buka Muktamar ke-35 NU, Prabowo Tagih Kartu Anggota NU ke Gus Yahya
SINDOnews · 27 Agustus 2026 pukul 19.59
Deret Menteri, Kepala Lembaga hingga Ulama yang Hadir di Muktamar NU
CNN Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 19.27
Nasaruddin Diisukan Mundur Jelang Muktamar, Kemenag Sebut Hoax
JPNN.com · 27 Agustus 2026 pukul 19.27