Seniman Bali Bersuara, Film Dokumenter ROOTS Curi Perhatian Insan Seni
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Film dokumenter fiksi berjudul Roots – One Hundred Years Walter Spies in Bali, karya sutradara Michael Schindhelm, menutup rangkaian tur pemutaran di Galeri Cemara 6 - Museum Toeti Heraty, Jakarta, Sabtu (8/8). Film berdurasi 105 menit ini sebelumnya sudah ditayangkan di Bandung, Bogor, dan Jakarta, serta mendapat apresiasi tinggi dari insan seni, budayawan, akademisi, dan pecinta sejarah. Film ini memadukan arsip foto sejarah, dokumenter pendukung, dan potongan film era Perang Dunia I & II.
Roots membahas kontribusi besar Walter Spies terhadap seni dan pariwisata Bali, sekaligus mengkritisi dampak kolonialisme, dinamika kuasa budaya, dan masalah pariwisata massal pasca-kehadirannya. Pemegang hak pemutaran di Indonesia, Yudha Bantono, menyebut film ini membuka ruang dialog baru tentang perubahan wajah Bali, dari kontribusi artistik Spies hingga sisi gelap dinamika perubahan pulau tersebut. Pemutaran di Jakarta dan Bogor digelar di tujuh lokasi, termasuk Taman Ismail Marzuki dan Galeri Cemara 6.
Bagikan
Berita terkait
Turis Prancis Merangsek Naik! Geser India, Tembus Tiga Besar Wisman ke Bali
JPNN.com · 2 Oktober 2026 pukul 09.25
Bali Kejar Target Investasi Rp 47,9 T, Sapu Bersih PMA Bermasalah dan WNA Nakal
JPNN.com · 1 Oktober 2026 pukul 18.57
Gandrung Sewu Banyuwangi Bawa Konsep Baru, Perdana Digelar Malam Hari
Detik.com · 30 September 2026 pukul 19.12
Bupati Badung Dorong Gotong Royong Warga Dukung Pariwisata di Bongkasa
Detik.com · 30 September 2026 pukul 13.12