Separator Transjakarta di Gatot Subroto Digeser, Bus Bakal Berbagi Lajur dengan Kendaraan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Separator jalur Transjakarta di Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta Selatan, sementara digeser untuk memberikan ruang pekerjaan pemeliharaan jalan, trotoar, dan saluran. Menurut Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Budi Awaluddin, penggeseran ini dilakukan bertahap sesuai perkembangan pekerjaan di lapangan. Selama masa pekerjaan, bus Transjakarta akan berbagi lajur dengan kendaraan lain atau dikenal sebagai mix traffic. Pekerjaan dilakukan di sisi utara dan selatan Jalan Gatot Subroto. Di sisi utara, Dinas Bina Marga DKI mengerjakan pembangunan dan peningkatan trotoar, saluran, dan bangunan pelengkap. Pekerjaan dibagi menjadi tiga segmen: pertama dari Jalan Dukuh Patra hingga Jalan Rasamala Raya (650 meter, 1 Agustus hingga 10 Oktober 2026), kedua dari Jalan Rasamala Raya hingga depan Graha Mustika (200 meter, 13 September hingga 31 Oktober 2026), dan ketiga dari depan K-Link Tower hingga Jalan Dukuh Patra (200 meter, 4 Oktober hingga 14 November 2026). Di sisi selatan, pekerjaan pelapisan hotmix dilakukan dari 8 Agustus hingga 12 September 2026, meliputi ruas dari turunan flyover Pancoran hingga simpang Jalan K.P. Tendean dan dari flyover Sudirman hingga pintu Tol Senayan. Selain itu, terdapat pelebaran jalan di sisi utara Halte Transjakarta Pancoran untuk menjaga konsistensi lajur. Pengaturan lalu lintas akan terus disesuaikan dengan kondisi di lapangan, terutama saat pekerjaan beralih dari satu segmen ke segmen lain. Dinas mengimbau pengguna jalan untuk memperhatikan rambu dan arahan petugas serta menyesuaikan waktu perjalanan.
Bagikan
Berita terkait
Apa Itu Operasi Fajar Yaman? Membebaskan Sanaa dan Mengakhiri Kudeta Houthi
SINDOnews · 6 Oktober 2026 pukul 03.30
Pimpinan Komisi I Dukung Rencana Akuisisi Jet Tempur J-10 dari China
kumparan · 6 Oktober 2026 pukul 03.30
Pertamina Gelar Panen Raya Nangka di Hutan Wanaboga Gunungkidul
JPNN.com · 6 Oktober 2026 pukul 03.21
Presiden Iran: Negosiasi dengan AS Tak Bermakna, Selalu Berujung Serangan
Detik.com · 6 Oktober 2026 pukul 03.12