Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Serangan Drone Ukraina Hancurkan 2 Sistem Rudal Canggih S-400 Rusia di Crimea

Serangan drone FPV Ukraina menghancurkan dua peluncur sistem rudal S-400 Triumf Rusia di Crimea pada awal Agustus 2026. Video serangan dirilis Direktorat Intelijen Pertahanan Ukraina (HUR) pada Senin (10/8/2026). Selain dua peluncur S-400, sebuah antena pengendali drone Orion juga hancur. Drone-drone FPV diangkut menggunakan wahana laut nirawak (USV) Magura. Operasi dilaksanakan oleh spesialis unit Group 13. HUR memperkirakan kerugian Rusia akibat serangan ini mencapai puluhan juta dolar AS. Militer Rusia belum memberikan komentar.

S-400 Triumf, disebut SA-21 Growler oleh NATO, adalah sistem rudal darat-ke-udara mobile yang dirancang untuk menghancurkan pesawat, drone, rudal jelajah, dan memberikan pertahanan terhadap rudal balistik. Tergantung jenis rudal pencegatnya, sistem ini bisa menjangkau target udara hingga beberapa ratus kilometer. Namun, Rusia berulang kali mengalihfungsikan rudal S-300 dan S-400 untuk menyerang target darat di Ukraina. Angkatan Udara Ukraina menyatakan sejak Januari 2023 bahwa pasukan Rusia menggunakan kedua sistem itu untuk peran sekunder.

Praktik tersebut masih berlanjut. Pada serangan Rusia sepanjang malam 7–8 Agustus 2026, Angkatan Udara Ukraina melaporkan pasukan Rusia meluncurkan rudal balistik Iskander-M dan rudal S-400 ke Ukraina, bersamaan dengan 151 pesawat nirawak penyerang dan pengecoh.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait