Jerman Hadapi Ancaman Perang Besar, Pemerintah sedang Bersiap
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Jerman kini menghadapi ancaman serangan perang hibrida setiap hari dari luar negeri, termasuk dugaan upaya serangan dengan drone bermuatan bahan peledak di Bandara Leipzig/Halle. Menteri Dalam Negeri Alexander Dobrindt memperingatkan bahwa kekuatan asing sengaja ingin menurunkan Jerman secara politik dan sosial dengan mengobarkan ketakutan melalui spionase, sabotase, serangan siber, dan operasi rahasia. Pemerintah berencana meningkatkan kapasitas anti-drone dengan menggandakan tim ahli dari 150 menjadi 300 orang dan memperluas jaringan pangkalan dari empat menjadi delapan titik. Beberapa anggota parlemen Jerman mencurigai Rusia sebagai dalang di balik serangan tersebut, meskipun Kedutaan Besar Rusia di Berlin menolak tuduhan tersebut sebagai provokasi yang dibuat-buat. Angkatan bersenjata Jerman juga melaporkan dua pesawat nirawak yang terlihat terbang di atas pangkalan militer di Mechernich pada Kamis malam. Presiden Serbia Aleksandar Vucic menyatakan bahwa perang hibrida Rusia terhadap Eropa mirip dengan tindakan Eropa terhadap Rusia, namun menegaskan bahwa Ukraina bukan pihak yang memulai perang. Ia memperkirakan konflik ini sebagai awal dari 'perang besar' yang tidak akan berakhir sebelum musim semi tahun depan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 9 Agustus 2026 pukul 17.25
Elon Musk Cegah Ukraina Gunakan Starlink untuk Menyerang Rusia
Detik.com · 11 Agustus 2026 pukul 17.18
Zelensky Tuduh Rusia Pakai Rudal Korut dalam Serangan ke Ukraina
SINDOnews · 11 Agustus 2026 pukul 09.47
Serangan Drone Ukraina Hancurkan 2 Sistem Rudal Canggih S-400 Rusia di Crimea
SINDOnews · 10 Agustus 2026 pukul 21.40
Tak Mau Berkonflik dengan Rusia, Anggota NATO Ini Tolak Kirim Rudal ke Ukraina
Berita terkait
Rusia Luncurkan Perang Hibrida, NATO: Kita Akan Merespons Tegas
SINDOnews · 7 September 2026 pukul 01.10
Rusia Janji Balas Dendam usai Dihujani Lebih dari 1.600 Drone Ukraina
SINDOnews · 21 September 2026 pukul 10.39
Rusia Akan Tingkatkan Serangan ke Ukraina Usai Dibombardir 1.600 Drone
kumparan · 21 September 2026 pukul 08.26
Usai Menang Pemilu, AfD Tekan Pemerintah Jerman Setop Bantuan Ukraina
Detik.com · 17 September 2026 pukul 15.34