Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Jerman Hadapi Ancaman Perang Besar, Pemerintah sedang Bersiap

Jerman kini menghadapi ancaman serangan perang hibrida setiap hari dari luar negeri, termasuk dugaan upaya serangan dengan drone bermuatan bahan peledak di Bandara Leipzig/Halle. Menteri Dalam Negeri Alexander Dobrindt memperingatkan bahwa kekuatan asing sengaja ingin menurunkan Jerman secara politik dan sosial dengan mengobarkan ketakutan melalui spionase, sabotase, serangan siber, dan operasi rahasia. Pemerintah berencana meningkatkan kapasitas anti-drone dengan menggandakan tim ahli dari 150 menjadi 300 orang dan memperluas jaringan pangkalan dari empat menjadi delapan titik. Beberapa anggota parlemen Jerman mencurigai Rusia sebagai dalang di balik serangan tersebut, meskipun Kedutaan Besar Rusia di Berlin menolak tuduhan tersebut sebagai provokasi yang dibuat-buat. Angkatan bersenjata Jerman juga melaporkan dua pesawat nirawak yang terlihat terbang di atas pangkalan militer di Mechernich pada Kamis malam. Presiden Serbia Aleksandar Vucic menyatakan bahwa perang hibrida Rusia terhadap Eropa mirip dengan tindakan Eropa terhadap Rusia, namun menegaskan bahwa Ukraina bukan pihak yang memulai perang. Ia memperkirakan konflik ini sebagai awal dari 'perang besar' yang tidak akan berakhir sebelum musim semi tahun depan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait