Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Puluhan Luka

Serangan Rusia di sejumlah wilayah Ukraina pada Senin, 10 Agustus 2026, malam waktu setempat menewaskan sedikitnya sembilan orang dan melukai puluhan lainnya. Serangan tersebut menyasar kota Kyiv, Zaporizhzhia, dan Dnipropetrovsk, menurut pihak berwenang setempat.

Di Zaporizhzhia, Kepala Administrasi Militer Regional Ivan Fedorov melaporkan bahwa pasukan Rusia melancarkan serangan besar-besaran dengan rudal dan bom udara berpemandu, yang mengakibatkan enam orang tewas dan 19 lainnya terluka. Sementara itu, di wilayah Dnipropetrovsk, serangan drone dan artileri Rusia di lima distrik menewaskan tiga orang dan melukai lima orang. Di Kyiv, setelah peringatan rudal, serangkaian ledakan terdengar, dengan satu orang terluka dan sebuah gudang terbakar, seperti dilaporkan Layanan Darurat Ukraina.

Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan bahwa pasukannya melancarkan serangan dengan senjata darat berpresisi tinggi terhadap perusahaan industri militer dan pusat transportasi-logistik di Kyiv dan Zaporizhzhia. Serangan ini merupakan bagian dari eskalasi konflik, di mana Rusia telah meningkatkan penggunaan rudal balistik dalam beberapa pekan terakhir, dan Ukraina merespons dengan meningkatkan serangannya terhadap kota-kota Rusia yang jauh dari perbatasan. Presiden Volodymyr Zelensky sebelumnya mengungkapkan bahwa Rusia bersiap untuk mengerahkan lebih banyak pasukan Korea Utara dan telah menerima rudal balistik baru dari Pyongyang. Ia menambahkan bahwa hanya sistem pertahanan udara tertentu, seperti Patriot buatan Amerika Serikat, yang mampu mencegat rudal balistik tersebut.

Berita terkait