Sering Tidur Lampu Nyala? Hati-Hati, Penelitian Terbaru Ungkap Bahaya bagi Jantung
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Studi klinis terbaru dari Universitas Tulane yang dipublikasikan dalam European Heart Journal menemukan bahwa paparan cahaya malam melebihi 3 lux dapat menyebabkan perubahan struktur jantung (cardiac remodeling) dan menurunkan fungsi pompa jantung. Tingkat pencahayaan setara dengan pendar layar ponsel, jam digital, atau cahaya yang masuk dari celah pintu terbukti memicu perubahan bentuk otot jantung. Dr. Lu Qi, penulis utama studi, menyatakan bahwa polusi cahaya telah muncul sebagai faktor risiko baru untuk penyakit kardiovaskular.
Melalui pemantauan sensorik dan pemindaian MRI jantung terhadap lebih dari 11.000 subjek, para peneliti menemukan dampak klinis signifikan dari paparan cahaya malam. Para pakar kesehatan kemudian mengimbau masyarakat untuk menciptakan lingkungan kamar tidur dengan tingkat pencahayaan maksimal 1 lux guna melindungi fungsi kardiovaskular secara jangka panjang.
Langkah praktis yang disarankan untuk mengurangi paparan cahaya malam antara lain menggunakan tirai berwarna gelap, mematikan semua sumber cahaya sebelum tidur, dan menghindari penggunaan perangkat elektronik yang memancarkan cahaya sebelum membuka mata untuk tidur.
Bagikan
Berita terkait
3 Perubahan Kecil Ini Dapat Menurunkan Risiko Serangan Jantung
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 22.34
Tekan Risiko Penyakit Jantung, Pemprov Jabar Dorong Kesadaran Kesehatan Warga
Detik.com · 9 September 2026 pukul 20.10
6 Manfaat Buah Delima, Baik untuk Kesehatan Jantung
JPNN.com · 9 September 2026 pukul 06.13
Keto vs Diet Mediterania: Mana yang Lebih Efektif Menurut Penelitian Terbaru?
Media Indonesia · 8 September 2026 pukul 08.45