Seskab Teddy: Presiden ke Sumatera Pastikan Karhutla Padam dan Tak Berulang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto bertolak ke Pekanbaru, Riau, pada Senin (24/8) untuk meninjau langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera, setelah sebelumnya memimpin upaya pemadaman di Kalimantan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa Presiden ingin memastikan langsung kondisi terkini di lapangan, termasuk memastikan titik api benar-benam padam dan keputusan yang telah diambil dilaksanakan dengan cepat, terpadu, dan tepat.
Presiden juga menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah daerah, TNI, dan kepolisian untuk mencegah kebakaran berulang. Ia menginstruksikan pembangunan sistem pencegahan yang lebih kuat dan permanen, sehingga pemerintah tidak perlu menghadapi masalah yang sama setiap musim kemarau. Sistem pencegahan meliputi pembuatan sumur bor, embung, pengawasan permanen, deteksi dini hotspot, hingga kesiapan desa-desa rawan karhutla.
Dalam kunjungan ini, Presiden didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, dan Kepala BIN Muhammad Herindra.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 24 Agustus 2026 pukul 09.49
Prabowo Kunker ke Riau Hari Ini, Cek Penanganan Karhutla di Sumatera
Detik.com · 24 Agustus 2026 pukul 12.02
Prabowo Minta Polisi-Jaksa Usut Korporasi Terlibat Karhutla: Cabut Izinnya
Detik.com · 24 Agustus 2026 pukul 12.01
Prabowo Ancam Cabut Seluruh Izin Perusahaan yang Bakar Hutan
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 11.42
Prabowo Dapat Laporan Kepala BPBD, 900 Hektare Masih Terbakar di Riau
Berita terkait
Tiba di Riau, Prabowo Langsung Gelar Rapat Penanganan Karhutla
CNN Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 11.17
Prabowo Tiba di Pekanbaru, Bakal Cek Penanganan Karhutla di Sumatera
kumparan · 24 Agustus 2026 pukul 11.13
Prabowo Dijadwalkan Datang ke Sumsel, Lonjakan Karhutla Jadi Sorotan
JPNN.com · 24 Agustus 2026 pukul 11.11
Prabowo Bertolak ke Riau, Pastikan Karhutla Padam dan Tak Berulang
SINDOnews · 24 Agustus 2026 pukul 11.03