Setelah Swasembada Pangan, Pemerintah Bidik Swasembada Energi dan Tekan Impor BBM
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pasca klaim swasembada pangan, Presiden Prabowo Subianto menyatakan target swasembada energi untuk mengurangi impor BBM. Dalam Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama di Jombang, Jawa Timur, Prabowo menekankan bahwa dengan potensi energi dalam negeri seperti ladang gas dan temuan emas, Indonesia tidak perlu mengimpor BBM dalam waktu dekat. "Kita sudah swasembada pangan. Dan sebentar lagi kita akan swasembada energi," katanya.
Prabowo juga menyoroti program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah menjangkau lebih dari 62 juta penerima manfaat. Meski diakui masih memiliki banyak tantangan dan kekurangan, pemerintah berkomitmen memperbaiki program tersebut agar manfaatnya tepat sasaran untuk anak-anak, ibu hamil, dan lansia.
Selain itu, pemerintah akan mengoptimalkan operasional puluhan ribu Koperasi Merah Putih untuk memastikan distribusi barang bersubsidi mencapai masyarakat dengan harga yang tepat. Prabowo menegaskan bahwa barang subsidi tidak akan diperdagangkan secara ilegal.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 19.45
Sebut RI Mau Swasembada Energi, Prabowo: Tak Perlu Banyak Impor BBM
Media Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 19.03
Prabowo: Korupsi Bikin Kekayaan Hilang
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 18.18
Prabowo Jamin RI Tak Perlu Impor BBM Terlalu Banyak
Liputan6.com · 27 Agustus 2026 pukul 20.44
Prabowo Puji Sudaryono di Depan Warga NU: Anak Muda yang Jantungnya Kuat
Berita terkait
Media Internasional Soroti Pengakuan Prabowo yang Belum Penuhi Janji-Janji Politiknya
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 17.20
Prabowo: 121 kebijakan transformatif dijalankan dalam waktu 21 bulan
ANTARA News · 14 Agustus 2026 pukul 10.38
Muktamar ke-35 NU: Presiden Prabowo Paparkan Capaian 2 Tahun Pemerintahan
Media Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 19.45
Prabowo Kasih Bocoran Harga Barang yang Dijual di Kopdes Merah Putih
CNBC Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 19.15