Seusai Kasus 566 Anak Keracunan MBG, 31 SPPG di Sidoarjo Ketahuan Belum Punya Izin
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mencatat 31 dari 170 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berdiri di wilayahnya belum memiliki perizinan yang sah. Kondisi ini muncul setelah kasus keracunan makanan yang melibatkan 566 anak di sejumlah SPPG. Bupati Subandi menyatakan bahwa pihaknya telah menutup sejumlah SPPG yang belum terdaftar untuk mencegah kasus serupa terjadi di masa depan. "Apabila yang 31 belum izin, sementara tak suruh berhenti dulu, ya. Yang sudah ada izinnya saja seperti ini (menyebabkan keracunan), apalagi yang enggak ada perizinannya," ujarnya. Selain itu, ia menyerahkan kasus keracunan dari SPPG Kalitengah kepada Badan Guru Nasional (BGN) karena menyangkut kewenangan penanganan kasus tersebut. Subandi menekankan pentingnya tindakan tegas dari BGN agar tidak mengganggu program nasional yang sedang berjalan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 2 September 2026 pukul 19.15
5 Kasus Dugaan Keracunan MBG Terbesar sepanjang 2026, Paling Parah Makan Korban hingga 809 Orang
kumparan · 2 September 2026 pukul 19.05
Cerita Korban Dugaan Keracunan MBG Siswa di Sidoarjo
CNN Indonesia · 2 September 2026 pukul 16.51
566 Santri Sidoarjo Keracunan, Labfor Polri Periksa Sampel Makanan MBG
Liputan6.com · 2 September 2026 pukul 16.18
BGN Minta Kepala Dapur Kalitengah Dicopot Buntut Keracunan MBG di Sidoarjo
Berita terkait
Lima Pasien Keracunan MBG di Sidoarjo Masih Rawat Inap di RSUD Notopuro
JPNN.com · 2 September 2026 pukul 19.27
566 Anak Keracunan, Dinkes Sidoarjo Uji Lab Bahan MBG dan Muntahan Korban
JPNN.com · 2 September 2026 pukul 17.02
Belum Terungkap Penyebabnya, 512 Santri Terdampak MBG Kepala SPPG Dicopot
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 16.11
Kepala SPPG di Sidoarjo Minta Maaf Ratusan Santri Keracunan MBG
CNN Indonesia · 2 September 2026 pukul 15.34