Seusai Pidato Presiden, Gubernur Luthfi Tegaskan Satu Tujuan: Sejahterakan Rakyat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan bahwa seluruh program dan capaian pembangunan di wilayahnya harus berfokus pada kesejahteraan rakyat. Pernyataan ini disampaikan setelah ia mengikuti Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jawa Tengah yang bertemakan mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo Subianto dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Gedung Berlian, Kota Semarang, pada Jumat, 14 Agustus 2026. Luthfi menyampaikan bahwa pemerintah daerah harus selalu mendengarkan dan merespons persoalan yang dirasakan masyarakat, sejalan dengan pesan Presiden untuk bekerja keras demi rakyat. Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menekankan pentingnya kemandirian pangan agar Indonesia tidak bergantung pada pasokan dari luar, terutama di tengah ketidakpastian global. Indonesia telah mencapai swasembada pada delapan komoditas pangan strategis, yaitu beras, jagung, gula konsumsi, cabai besar, cabai rawit, daging ayam, telur ayam, dan bawang merah. Luthfi menambahkan bahwa berbagai capaian tersebut harus diikuti dengan langkah nyata oleh pemerintah daerah, dan tolok ukur keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh capaian angka, tetapi juga manfaat yang benar-benar dirasakan oleh masyarakat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 11.47
Pidato Kenegaraan Presiden, Ahmad Luthfi Serukan Dengarkan Aspirasi Rakyat
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 18.48
Puji Pidato Prabowo, Anggota MPR Sebut Pemerintah Tengah Bangun Fondasi
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 13.10
Surya Paloh soal Pidato Prabowo: Lebih Baik Optimistis daripada Skeptis
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 10.49
Prabowo Sebut Teknologi Canggih Tak Berguna Kalau Rakyat Tak Makan
Berita terkait
Merdeka! Ahmad Luthfi: Semangat Kemerdekaan Harus Berbuah Kesejahteraan bagi Rakyat
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 13.02
PSI Apresiasi Pidato Presiden Prabowo Soal Kesejahteraan Rakyat sebagai Tujuan Utama
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 18.38
Investasi Swasta Rp 74,54 Triliun Mengalir ke IKN
Detik.com · 10 Agustus 2026 pukul 20.59
Otorita IKN Kantongi Rp 74,5 Triliun dari 67 Investor Swasta
Liputan6.com · 7 Agustus 2026 pukul 16.45