Shell Lepas Aset Rp13 Triliun, Kenapa?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Shell, raksasa energi asal Inggris, menjual unit usahanya di Siprus bernama BG Cyprus kepada perusahaan asal Hungaria, MOL Group, dengan nilai transaksi US$720 juta atau sekitar Rp13 triliun. Melalui transaksi ini, MOL akan menguasai 35% saham nonoperator milik BG Cyprus di blok lepas pantai Siprus yang menjadi lokasi ladang gas Aphrodite, proyek energi penting di Mediterania Timur. Proses penyelesaian transaksi diperkirakan rampung pada 2027 setelah seluruh persyaratan regulasi terpenuhi.
Langkah ini merupakan bagian dari strategi Shell untuk melakukan penataan portofolio bisnis secara lebih disiplin. Presiden Integrated Gas Shell, Cederic Cremers, menjelaskan bahwa keputusan keluar dari proyek tersebut didorong oleh pilihan portofolio bisnis yang lebih fokus memperkuat rantai nilai LNG terintegrasi milik perusahaan. Saat ini Shell mengalihkan fokusnya ke bisnis gas alam cair atau LNG global yang dinilai memiliki prospek pertumbuhan jangka panjang lebih menarik dibanding aset gas konvensional lainnya.
Bagikan
Berita terkait
Resmi! Harga BBM di SPBU Pertamina-BP-Shell, Berlaku 21 September 2026
CNBC Indonesia · 21 September 2026 pukul 08.10
HyundaiShell Perpanjang Kemitraan, Pelanggan Loyal Dapat Ioniq 6 Sebulan
SINDOnews · 20 September 2026 pukul 23.16
Berlaku 19 September 2026, Daftar Lengkap Harga BBM di Seluruh SPBU RI
CNBC Indonesia · 19 September 2026 pukul 07.40
Shell Yakin Industri Pelumas Tak Akan Hilang di Era Kendaraan Listrik, Ini Alasannya
JPNN.com · 17 September 2026 pukul 15.21