Shell Yakin Industri Pelumas Tak Akan Hilang di Era Kendaraan Listrik, Ini Alasannya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Shell Indonesia menyiapkan strategi baru untuk tetap eksis di era kendaraan listrik (EV) meski permintaan mobil listrik mengalami peningkatan pesat di Indonesia. Executive Vice President Global Lubricants Shell, Jason Wong, mengakui bahwa adopsi EV di Tiongkok mencapai 50%, lebih dari separuh kendaraan penumpang baru. Namun, Wong tetap optimistis karena Indonesia masih mayoritas kendaraan menggunakan mesin pembakaran internal (ICE), sehingga permintaan pelumas tidak akan menghilang. Shell berkomitmen untuk menghadapi evolusi industri dengan inovasi produk yang sesuai.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 16 September 2026 pukul 16.21
Penjualan EV RI Diproyeksi Bisa Lampaui Mobil Konvensional
CNBC Indonesia · 16 September 2026 pukul 15.45
Terungkap! MAB Indonesia Beberkan Kendala Pengembangan EV di RI
CNBC Indonesia · 16 September 2026 pukul 15.09
Persaingan EV Kompetitif, RI Perlu Lakukan Ini Agar Tidak Ketinggalan
CNBC Indonesia · 15 September 2026 pukul 20.05
Video: Mau Beli Mobil Listrik, Ini Yang Jadi Pertimbangan Orang RI
Berita terkait
Seusai HP, Bos Xiaomi Bakal Boyong Mobil Listrik ke Indonesia, 100 Persen
JPNN.com · 17 September 2026 pukul 10.16
Perubahan Pasar: Kendaraan Listrik Kini Lebih Terjangkau Dibandingkan Mobil Bensin
SINDOnews · 7 September 2026 pukul 08.08
BYD Bangun Ekosistem Baterai di Indonesia, Begini Nasib Baterai Mobil Lama
Warta Ekonomi · 6 September 2026 pukul 00.45
Mampu Produksi 150.000 Mobil EV, Teknologi Canggih Ini Ada di Pabrik BYD Subang
SINDOnews · 4 September 2026 pukul 13.04